Mengingat kebaikan Tuhan

Mengingat kebaikan Tuhan

Sudah lama sekali saya ingin berbagi cerita tentang kebaikan Tuhan dan kejadian yang hebat bagi hidup saya dan suami saya. Terlalu banyak sampai ga tau harus memulai darimana. Ini hanya sedikit kisah yang melekat kuat di pikiran saya yang ga bisa dilupakan.

Sekitar tahun 2011-2013 adalah masa tersulit kami dimana kondisi kesehatan suami saya tidak baik dan dimana awalnya kami berdua bekerja sebagai karyawan tetapi situasi mulai berubah saat sayapun ikut berhenti supaya bisa menemani suami dirumah jika terjadi hal darurat saya bisa standby jadi otomatis mempengaruhi ekonomi keluarga. Pemasukan berkurang, tapi biaya hidup terus berjalan bahkan bertambah karena biaya berobat. Justru dalam kesulitan dan terpurukan hidup kami jadi semakin bisa melihat dan merasakan kebaikan Tuhan dan hebatnya kejadian hidup kami bersama dengan Tuhan. Kami tahu kalau hidup kami berada di TANGAN YANG TEPAT, hidup kami berada dalam kendaliNya Tuhan dan tidak dibiarkan kami jatuh sampai ga bisa bangkit lagi.

Waktu awal-awal sakit suami saya harus bolak balik kontrol ke dokter dan dokter ini selalu memberikan kami free atas jasanya (saya sedikit mendengar dokter bilang ke susternya untuk sampaikan ke kasir supaya dikasi free), jadi kami hanya bayar admin rumah sakit sekitar Rp35.000 (kalau ga salah ingat, yg pasti ga sampai Rp50.000), dan saat dokter ini kasi free tentu saja saya kaget, dan itu berlangsung beberapa kali saat kondisi ekonomi dalam keadaan sangat buruk sekali. Kemudian saat kondisi ekonomi mulai sedikit membaik, dokter ini kasi diskon 50% atas biaya jasa dokternya. Dan saat ekonomi kami sudah benar-benar stabil, saya ditagih full 100% jadi ga dikasi diskon lagi..(kog jadi 100%?? Heraan....). Kami sama sekali tidak pernah cerita kondisi keuangan kami, nyinggung sedikitpun ga, kenal dokter hanya sebatas dokter dengan pasien. Awalnya saya ga sadar, tapi belakangan ini tiba2 pikiran saya diingatkan urutan kejadian ini, wow i feel amaze with Him, Jesus Christ is My God, You Are Awsome...Tuhan yg Baik menunjukkan KeajaibanNya.

Tahun 2013 tiba-tiba papi mertua saya sakit jadi harus dirawat di rumah sakit dan tabungan yang kami sisihkan mau tidak mau harus dipakai untuk biaya rumah sakit. Saya pribadi sebenarnya sedikit agak takut karena tabungan ini adalah uang darurat jika suami saya tiba-tiba drop (amit2 tolak nama Yesus) dan butuh dana untuk rumah sakit. Jadi saya berdoa Tuhan tolong beri kekuatan ekstra buat suami saya supaya jangan drop karena setiap hari selama papi mertua diopname saya dan suami bolak balik rumah sakit. Jadi pagi itu sekitar jam9 semua dana di rekening ditarik semua untuk biaya rumah sakit, sisanya dibawah Rp50.000 yang sudah ga bisa ditarik lagi dari ATM. Uang di dompet kami hanya cukup untuk makan siang, besok gimana? Kami belum sempat mikir, nanti baru pikirkan lagi. Ajaibnya 1 jam kemudian di jam10 pagi saya diinfokan dari customer kami (project PLN) kalau dia sudah transfer DP untuk pemesanan barang. Hati lega dan kami tau ini bukti pertolongan Tuhan yang tidak pernah terlambat. Ohya selama papi mertua kami sakit kerjaan kami terbengkalai jadi kami hanya layani calon customer semampu kami, tidak bisa maksimal seperti biasanya. Tetapi sekali lagi Tuhan punya banyak cara untuk menolong kita.

Selama masa kesulitan kami berlangsung 2-3tahun dimana hampir setiap bulannya kami sering menerima transferan masuk yang tidak diketahui dari siapa tapi karena kami merasa bukan hak kami jadi kami ga pernah pakai. Dan anehnya ketika keadaan kami membaik, badai dilewati kejadian transferan yang tidak diketahui asalnya tidak pernah kami alami lagi. Ohya kami tidak pernah meminta bantuan kepada siapapun untuk masalah ekonomi.
Tidak ada yg benar-benar tau bagaimana kami menjalani hari-hari dengan mengandalkan Tuhan dan berusaha mencukupkan diri.

Tentu saja saya bersyukur masih bisa belanja sayuran dengan uang Rp10.000/hari, apa yg bisa dibeli? Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, buncis atau lainnya ditambah tahu/tempe, menu itu yang diselang-seling. Kalau yang pernah ke pasar pasti tau harga sayuran 1 ikat Rp3.000-5000, tahu tempe juga sama jadi beli 1-2 potong saja untuk makan 1hari. Kami bersyukur masih bisa memberi makan kepada tubuh jasmani kami. Untuk hidup tubuh manusia hanya butuh sandang, pangan, papan, jadi kami tidak berkekurangan. Tuhan cukupkan semuanya, kami ga pernah kelaparan, ga kepanasan/kehujanan, kami masih punya pakaian, punya tempat tinggal.  Saya bersyukur karena di saat seperti itu saya dan suami setiap harinya masih bisa berkata: "Terima kasih Tuhan untuk hari ini, untuk nafas yang Kau beri, terima kasih untuk makanan, tempat tinggal, terima kasih Tuhan masih menyertai kami".

Kalau saya melihat ke belakang bagaimana perjalanan yang sudah kami lalui, saya teringat lirik lagu kesukaan saya.

Betapa ajaib
Dan dahsyatnya Tuhan kejadianku
Kau menenun diriku
Serupa gambaranMu
Sungguh berharga
Di mataMu Tuhan kehidupanku
Kau membawa hatiku mendekat
Erat dengan hatiMu

Kumengangkat wajahku
Memandang keindahanMu Yesus
Syukur bagi kesetiaanMu
Di sepanjang hidupku
Dan kuangkat tanganku
Ke tahta kasih dan karuniaMu
Tak sekalipun Kau tinggalkanku
Yesus sahabatku

Saya berdoa untuk setiap yang baca kisah saya. Tuhan adalah Allah yang setia, Dia Ada, Dia Nyata. Jika kamu pernah mengalami kebaikan Tuhan maka ingatlah kebaikan Tuhan yang pernah kamu alami, dan Tuhan akan melakukan kebaikanNya lagi, lagi, dan lagi karena Dia Allah Setia yang selalu ingin menyatakan kebaikanNya.
Jika kamu belum pernah mengalami mukjizat kebaikan Tuhan secara langsung, maka mintalah dan saya berdoa supaya kamu mengalami langsung kebaikan Tuhan.
Semoga kisah saya dapat menjadi berkat dan memberi kekuatan bagi kalian yang sedang dalam keadaan terpuruk ga berdaya. Percayalah Dia Tuhan yang ga akan tinggal diam. Dia Bapa tau yg terbaik untuk anak2Nya. Jika ayah di dunia saja tahu pemberian yang baik untuk anaknya, apalagi Bapa di Surga terlebih lagi tahu pemberian yang terbaik untuk anak2Nya.

Kegagalan ketiga (ivf)

Kegagalan ketiga (ivf)

Hari ini 12mei2018
Saya menerima rapot hasil ivf untuk ketiga kalinya yaitu "kegagalan". Langsung sedih ga nunggu lama hanya bisa nangis. Ivf kali ini ditanam 1embrio hari kelima dengan embrio blastosis dan masih ada sisa 1 embrio blastosis. Besok rencananya akan review apa penyebab kegagalannya.
Suami saya kecewa sekali dengan hasilnya, marah dengan keadaan yang membuat perjalanan hidup kami sulit sekali. Saya tau perjalanan hidup suami saya dari dulu tidaklah mudah bahkan sampai persoalan ingin punya anakpun rasanya sulit sekali.
Saya berdoa ya Tuhan buka mata hati kami supaya kami mengerti apa maksud rencanaMu, tunjukkan kepada kami jalan yang di depan kami, apa yang harus kami lakukan.

Saya ga lupa sebelum ivf ketiga ini saya melakukan laparaskopi untuk melihat apakah ada infeksi di dalam rahim yang menyebabkan kegagalan dan hasilnya ada endometriosis yang diambil. Saya termasuk orang yang sehat dan jarang sakit tapi harus sampai dioperasi (termasuk operasi kecil) itu rasanya menyakitkan karena "orang sehat kog dibikin sakit begitu demi memiliki keturunan", kemudian obat yang dipakai kali ini pergoveris dan setiap hari disuntik rasanya lebih sakit daripada ivf pertama dan kedua yang pakai gonal. Jadi ivf ketiga ini rasanya lebih sakit yang saya alami.

Hari ini 13mei2018
Evaluasi dengan dr.Arie Polim penyebab kegagalan. Ada dua kemungkinan yaitu:
1. Pengentalan darah jadi hari ini cek pengentalan darah dan ambil darah 10 tabung. Hasilnya keluar tanggal 26mei2018, jika positif karena pengentalan darah maka akan dilakukan treatment dan setiap hari harus suntik selama masa kehamilan. Tapi jika negatif hasilnya atau bukan karena pengentalan darah maka cek ke nomor dua.
2. Kelainan kromosom. Jika karena kromosom maka tidak bisa di intervensi. Ada teknologi PGS tapi itu hanya metode pemilihan kromosom. Sifatnya bukan untuk membuat kromosom menjadi bagus.

Hari ini 30juni2018
Hasil lab keluar menyatakan kalau saya gagal karena ada pengentalan darah dan ada hormon apa gitu yang kurang (lupa..hahaha). Jadi saat ini saya minum ascardia, medrol, vitamin D, folic acid, astria. Rencana frozen embrio agustus 2018.

Perlu diketahui kalau embrio untuk bisa berkembang sampai hari ketiga keempat kelima mereka juga berjuang, saya berpikir jika mereka masih berbentuk sel saja (belum lahir loh) sudah harus berjuang, sayapun harus berusaha sebaik mungkin untuk menyiapkan rahim yang terbaik, yg hangat untuk embrio saya bisa berkembang ketika ditanam di dalam rahim saya. Jadi sy persiapkan diri saya sebaik mungkin.

TAKJUB DENGAN KEBAIKAN TUHAN

TAKJUB DENGAN KEBAIKAN TUHAN

Baru liat ada postingan yg gagal, jadi baru posting sekarang.

28 Agustus 2017.

Tadi sore olahraga di teras sambil cerita2 ke Tuhan. Banyakkk hal saya ceritakan. Pas sambil cerita2 saya lihat langit (saya lampirkan hasil capture foto tadi sore), trus mata saya TAKJUB sekali dan saya bilang "apa itu, Tuhan?" Dan itu tanda hati. Entah kebetulan awan terbentuk seperti hati atau apapun itu (tp sy percaya Tuhan punya kendali atas segala sesuatu terlebih lagi langit adalah ciptaanNya) Hati ini tiba2 tersentuh, begitu Tuhan baik dan sayang setiap anak2Nya.
Dimanapun kita berada.
Apapun yang sedang kita kerjakan.
Apapun yg sedang kita pikirkan.
Tuhan selalu melihat kita, mendengarkan kita.
Tuhan selalu punya caraNya sendiri untuk menunjukkan sayangNya kepada kita.
Bagi saya tanda hati ini adalah cara Tuhan berbicara kepada saya.
I love everything about You God.
Saya suka cara Tuhan mengajar saya.
Saya suka semua hal yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup saya.
Saya suka cara Tuhan mendidik saya.
Saya suka cara Tuhan menunjukkan kasih sayangNya.

Many thanks To YOU my Savior...

#truestory
#tonyaleng  #godslove

Masa Penantian I

Masa Penantian I

Dulu waktu zaman saya masih sekolah SMP SMA ada banyak teman sekitar saya sudah mulai pacaran, kadang terlintas dalam pikiran saya kalau saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka. Saat pikiran itu terlintas, saya bilang seperti ini:
"Tuhan, saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka, siapa jodoh saya? Kapan saya dipertemukan pasangan yang terbaik?"
Kemudian dalam hati kecil berbicara:
"Kamu sekarang statusnya apa?"
Saya jawab: "pelajar"
Hati kecil: "pelajar, tugasnya apa?"
Saya jawab: "belajar"
Hati kecil: "oke, belajar dengan baik"
Saya jawab: "okelah"

Seiring berjalannya waktu saya berprinsip "the first and the last." Saya akan pacaran dengan pria yang pertama dan terakhir dalam kisah percintaan saya. My husband is my first and the last love.

Untuk mempertahankan prinsip ini pastinya ga gampang. Menahan diri karena menantikan yang terbaik itu bukan soal 1tahun atau 2tahun. Selama menunggu apakah hanya diam aja? No, saya menyiapkan diri menjadi wanita yang terbaik juga, dengan cara seperti apa? proses pembentukan karakter melalui masalah-masalah yang dilalui, belajar masak walau saya masak ga jago-jago amat😁😁, belajar mengatur keuangan dengan baik, menurut saya seorang istri harus bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga (kapan-kapan saya share gimana saya mengatur keuangan saat kondisi ekonomi sulit).

Selama masa penantian ngapain aja sih?
1. Berdoa bagi calon pasangan saya, walau saya belum bertemu tapi saya percaya kalau Tuhan sudah siapkan pasangan yang terbaik. Terus apa yang saya doakan? Say berdoa supaya Tuhan memberikan kekuatan, menyertainya dalam hari-hari yang dilalui, Tuhan memberkati dalam segala hal yang ia lakukan dan segala sesuatu yang ia lakukan adalah untuk Tuhan. Mempersiapkan dia menjadi pria yang matang menurut pandangan Tuhan. Tuhan tolong supaya ia selalu hidup dalam Firman Tuhan.
2. Saya inget banget pernah bilang gini ke Tuhan:"Tuhan, saya mau pria yang rajin, pinter, bersih hahahah".
Terus dalam hati kecil saya bilang gini: "mau dapat pria rajin, harus menjadi wanita yang rajin juga, mau dapat yang pintar, harus pintar juga, supaya menjadi seimbang dan selaras." Intinya adalah mau pasangan seperti apa, saya juga harus seperti itu. Jadi saya harus rajin, harus bisa upgrade diri dengan cara baca buku.
3. Belajar masak. Minimal taulah tumis-tumis, tau bumbu dapur. Sekarang zaman canggih bisa browsing untuk cari resep masakan.
4. Belajar tidak konsumtif. Yang konsumtif harus belajar menahan diri. Teman terdekat saya tahu kalau saya shopping hanya 1tahun 1kali yaitu waktu dapat THR😁. di bulan-bulan yang biasa tidak saya sisakan untuk beli lain-lain kecuali keperluan wanita seperti bedak, lotion, dll.

Tuhan selalu ingatkan saya kalau mau mendapat yang terbaik maka saya juga harus menjadi yang terbaik. Melibatkan Tuhan dalam memilih pasangan hidup, percayalah Tuhan selalu kasi yang terbaik.

Nah, karena prinsip saya "the first and the last" maka untuk memulainya saya butuh perjuangan berat karena takut salah mengambil keputusan.

Terus apa yang membuat saya yakin bahwa @khutony nantinya akan menjadi suami saya?

Waktu mantan pacar (lovely husband) bilang: "would you be my girlfriend?" 😍😍 antara stress and happy karena bagi saya itu keputusan besar. If i say yes, saya takut salah orang, if i say no, saya takut melewatkan yang terbaik.
waktu itu ga bisa langsung jawab.

Seperti biasa yang saya lakukan, saya berdoa dan saya bilang: "God, what should i do, apa Tuhan yang harus saya lakukan? Saya harus ambil keputusan apa? Tuhan kan Maha Tahu, apakah benar @khutony adalah pasangan saya?"
Saya sampai sakit karena memikirkan hal ini😀😀. Sampai 3hari saya belum bisa memutuskan dan saya bilang gini ke Tuhan sampai nangis-nangis 😀😀: " Tuhan, jangan diemin saya dong, saya stress berat ini, tolong saya apa yang harus saya lakukan?" And finally waktu bangun tidur saya teringat mimpi semalam seperti ini, eh antara mimpi atau bukan yang pasti waktu itu bangun tidur langsung doa pagi.

Seperti ini kejadian di mimpi:
Saya sedang berjalan di sebuah jalanan yang panjaaaang sekali ga keliatan ujungnya dan perjalanan masih panjang di depan sana dan di kanan kirinya banyak rumput-rumput kemudian selama perjalanan tiba-tiba saya lihat di kanan jalan ada kado.
Terus saya bilang: "Tuhan, ini ada kado, saya ketemu kado".
Ada suara bilang dan saya tau siapa yang BICARA: "iya itu kado buat kamu"
Saya bilang: "saya ambil ini Tuhan? Boleh saya buka?"
He Said: "kalau kamu mau ambil, ambillah, memang pernah Tuhan kasi kado yang jelek/bukan terbaik buat kamu? Di depan sana masih banyak kado buat kamu."
MIMPI SELESAI.....

Yes! Ini dia jawabannya!! Perasaan lega, happy ending jadinya😗😗😀😀.

Saya ga usa terusin lagi ya, pasti uda tau jawabannya kan?
@khu tony i always remember you are gift from God. Thanks always love me 😍😍

Selama pacaran sampai detik ini banyak suka duka, pahit manis, sakit sehat,  yang sudah kami lalui DAN KAMI MENEMUKAN TUHAN KAU SELALU BERSAMA KAMI. NEVER LEAVE US.

Apapun yang sedang terjadi dalam hidup kita dengan selalu MENYADARI Tuhan ada bersama kita maka tidak ada hal yang tidak bisa dilewati. Baik hal kecil yang simple maupun hal besar. 
Hal besar atau kecil setiap orang memiliki ukuran yang berbeda. Mungkin ada orang berpikir bahwa prinsip saya sedikit berlebihan/tidak semua bisa seperti saya, atau ada juga yang bilang wow hebat. Apapun itu saya hanya bisa pastikan bahwa Tuhan selalu HADIR dalam segala kondisi dan keadaan hidup kita. APAPUN ITU.

Praise the Lord.

Ohya salah satu doa saya adalah Tuhan mempertemukan saya dengan pasangan saya di umur 23 tahun dan saya mau menikah di umur 25 tahun dan Tuhan kabulkan itu. Dan saya akan selalu selalu berkata "sekali lagi terima kasih Tuhan".
Dan akan selalu "sekali lagi" terima Kasih Tuhan.

Gagal lagi. Semangat lagi. Gagal lagi. Semangat lagi ( persiapan IVF Ke2)

Gagal lagi. Semangat lagi. Gagal lagi. Semangat lagi ( persiapan IVF Ke2)

15 Agustus 2017

Perkiraan haid akan datang tanggal 18 agustus. Siap-siap untuk lanjut program bayi tabung ke-2.

Setelah batal frozen embrio transfer (karena embrio ga survive) harus kembali semangat berusaha demi kehadiran bayi dalam keluarga kecil kami. Ga perlu berlama-lama larut dalam kesedihan karena kesedihan ga akan mengubah apapun apalagi membuat keadaan menjadi lebih baik, tidak sama sekali, justru kesedihan yang berlarut-larut hanya menambah keterpurukan, ga semangat, dan buang waktu dimana seharusnya kita sudah harus bersemangat kita bisa mulai usaha lagi. Coba lagi. Usaha lagi. Coba lagi. Dst.

Kalau mau hitung misal pernikahan saya sudah 6tahun 7bulan. 1tahun ada 52minggu x 6tahun = 312bulan + 7bulan, total 319bulan. Itu artinya ada 319 siklus haid dimana sel telur gagal dibuahi dan sebanyak itu saya mengalami kegagalan karena setiap bulan saya menanti 2garis strip di tespack (artinya hamil). Kebayang dong bagaimana sedihnya hati saya setiap bulan. Bagi yang pernah merasakannya sampai hitungan tahunan apalagi diatas 5tahun pasti tau bagaimana rasanya. Kalau yang dibawah 1tahun kadang tidaklah terlalu berat (menurut saya ya) karena kalau orang tanya: "sudah hamil belum?" Kemudian kita jawab belum kadang orang memaklumi "oh gpp, enjoy aja masih baru kan, belum setahun".

Tapi kalau sudah lama sekali hitungan tahunan kadang tidak bisa dipungkiri pembicaraan orang akan menyinggung perasaan kita. Terlalu banyak kita  mendengar pendapat orang yang membuat perasaan dan hati kita ga nyaman.

Banyak hal karena keadaan dan omongan orang yang  ga nyaman sudah saya lalui. Tetapi saya memutuskan untuk selalu bangkit lagi, semangat lagi untuk berusaha lagi. Semangat atau tidaknya kita ditentukan oleh kita bukan orang lain kalau ada orang lain membuat kita down maka kurangi intens berkomunikasi dengan orang tersebut tapi komunikasi dengan orang yang membuat kita semangat dan bangkit lagi.

Kalau saya ingat kegagalan saya yang lalu, kadang takut mencoba lagi tetapi kalau tidak berusaha dan coba lagi maka tidak pernah tau hasilnya. Bagian kita adalah berdoa dan berusaha tetapi serahkan hasilnya pada Tuhan. Itu adalah cara terbaik untuk terus berusaha.

Semoga cerita saya bisa menjadi semangat dan motivasi buat siapapun yang membacanya.
God bless us.

Aku suka - aku suka - aku suka

Aku suka - aku suka - aku suka

Aku suka cara Tuhan menyatakan kebaikanNya
Aku suka cara Tuhan mengajariku tentang kehidupan.
Aku suka cara Tuhan menyatakan kehebatanNya.
Aku suka cara Tuhan menyatakan keajaibanNya.
Aku suka cara Tuhan mendidik-ku.
Aku suka cara Tuhan mengasihiku.
Aku suka FirmaNya.
Aku suka melihat karya ciptaanNya.
Aku suka cara Tuhan membentuk hidupku.
Aku suka mendengar suaraNya dalam keheningan dan keramaian.
Aku suka setiap beban doa yang Dia taruh dalam hatiku.
Aku suka melakukan sesuatu untuk membuat Tuhan senang.
Aku suka menjadi bagian dalam pekerjaanNya.
Aku suka setiap hadiah/kado yang Dia berikan.
Aku suka saat-saat bersamaNya dalam doaku.
Aku suka cara Dia memberikan kado.
I love everything about You.
I want to love You more more more and more.

Freeze embrio transfer (FET)

Freeze embrio transfer (FET)

Setelah gagal bayi tabung kemarin   http://alengjourney.blogspot.co.id/2017/02/hasil-perjuangan-proses-bayi-tabung.html?m=1 bulan januari 2017, sekarang mau lanjut freeze embrio transfer (FET), hari ke2 haid minum femara 2butir selama 5hari sebelum tidur.

05 juni 2017
Hari ini haid ke13 hasil usg dinding rahim sudah siap untuk FET di tgl 10juni2017.

10 juni 2017
Pagi-pagi bangun siap2 mau berangkat ke rumah sakit untuk jadwal FET hari ini masih ada sisa embrio 4. Jadwal sampai sana jam08.30 tapi saya bersama suami sampai disana jam08.00 sempet makan dulu di mobil supaya ga lapar ketika dan setelah ET, karena pengalaman sebelumnya bisa sampai siang jadi rasanya lapar sekali.

Setelah tunggu sampai jam10 lewat saya dan suami dipanggil dokter dan dijelaskan bahwa 4embrio tidak survive, embrio sudah dicairkan tidak mengalami perkembangan dan oleh dokter ditunggu sampai 1-2jam tidak mengalami perubahan, itu artinya embrio tidak bis ditransfer. Hati saya rasanya langsung ingin nangis, sedih sekali. Dokternya bilang supaya jangan patah semangat, bisa dicoba lagi. Dokter sih baik dan berusaha menyemangati tapi hati saya dan suami down sekali, karena sudah melalui proses yang panjang dan melelahkan. Dan paling menyesakkan adalah gugur sebelum berperang, suami saya sempet bilang, kog lama ya jangan-jangan embrionya bermasalah, kalau saya dari jauh hari sampai pagi sebelum berangkat sudah siapkan hati berserah total sama Tuhan untuk apapun hasilnya saya yakin itu yang terbaik tapi ga nyangka kalau secepat ini, malah sampai ga jadi ET.

Saat ini hanya persiapkan diri untuk ivf ulang dan dikasi obat dan vitamin kemudian diberi saran untuk pola hidup sehat yang sebenarnya sudah saya jalankan juga supaya sel telur banyak dan berkualitas.

Tuhan beri kekuatan buat kami menjalankan proses ini. Hidup kami ada dalam kendaliMu. Semua tidak luput dari rencana dan kendali. Terima kasih selalu bersama menemani kami.