Masa Penantian Hamil (2016)

Masa Penantian Hamil (2016)

23 Agustus 2016

Bagi pasangan setelah menikah pasti menginginkan kehadiran buah hati dalam pernikahan mereka. Ada beberapa pasangan tanpa perlu usaha keras mereka mudah memperoleh buah hati tetapi tidak sedikit juga bagi pasangan lain butuh usaha extra untuk mendapatkan buah hati. Butuh waktu, butuh tenaga, butuh dana lebih dsb.

Begitu juga dengan saya dan suami, kami menantikan selama beberapa tahun dengan usaha ke dokter sana sini,cek ini dan itu, konsumsi vitamin/suplemen, dari obat tradisional sampai obat kimia, ke sinshe, urut kehamilan.
Hasil pemeriksaan baik dokter, sinshe maupun tukang urut hasilnya sama, tidak ada permasalahan apapun ditemukan.

Menurut dokter kami dikategorikan infertility unexplained.

Kami yakin suatu saat nanti buah hati kami akan hadir di pernikahan kami. Tuhan tidak tutup mata dan telinga. Dia sudah menetapkan kapan waktu yang tepat untuk rahim ini diisi janin dan kapan buah hati kami lahir. Di saat yang tepat Dia Tuhan akan mengizinkan itu terjadi.
Terima kasih Tuhan untuk hari2 yg kami telah lalui bersama.
Perjuangan proses bayi tabung

Perjuangan proses bayi tabung



21 Januari 2017 (H2)
Setelah sibuk bolak balik RS untuk cek darah, HSG, heisteroskopi, Scratching rahim.
Semua hasil oke siap melakukan bayi tabung.
Hari ini haid ke-2 di usg dan trial untuk lihat jalan lahir persiapan transfer embrio. Kemudian suntik untuk besarkan sel telur dan ambil darah untuk cek hormon.
Dokter berpesan nanti pulang browsing gejala sindrom hiperstimulasi ovarium. Efeknya banyak sekali dari rendah sampai tinggi.
Kalau mau jujur sebenarnya ada perasaan sedih dan sedikit takut. Sedihnya karena perjuangannya sampai segitunya untuk punya anak dan takut sama efek sampingnya.
Tuhan, tolong penyertaanMu. Beri kekuatan, jauhkan saya daripada efek samping yang parah. Mampukan saya untuk melewatinya. Beri kekuatan buat tony yang setiap hari bolak balik RS.

29 januari 2017 (H10)
Hari ini seperti biasa datang ke RS untuk suntik, ambil darah cek hormon, usg liat perkembangan sel telur ada banyak. Ngobrol sama dokter terus dikasi info tentang sel telur yang berkualitas. Awalnya saya dan suami ga kepikiran soal telur yang berkualitas. Kami mengira dengan mengikuti semua serangkaian persiapan dan pemakaian obat uda bagus semua baik rahim,  telurnya dll. Ternyata dari sekian banyak telur akan dipilih yang berkualitas.
Saya jadi ingat kejadian hari rabu tanggal 25 januari 2017 pas sore2 saya pas mau mandi dihati tiba2 pengen berdoa dan tiba2 saya berdoa seperti ini: "Tuhan, saya berdoa memberkati sel telur dalam rahim saya menjadi sel telur yang berkualitas, setiap telur adalah telur yang berkualitas dan sel sperma adalah yg berkualitas".
Saya berdoa terus seperti yang ada di hati dan malam sebelum tidur biasa kami baca alkitab dan saya ajak suami saya berdoa lagi.
Ajaibnya yang ga kami duga ternyata memang butuh telur yang berkualitas padahl kami ga tau.
Tuhan baik banget. Kami merasakan sekali Tuhan  menyertai kami dalam proses bayi tabung ini.
Hal yang kami ga ngerti tapi Tuhan tuntun untuk berdoa.
How great is our God

30 Januari 2017 (H11)
Total sudah suntik gonal F 1650IU. Puji Tuhan ada sel telur 24. Banyak banget...happy... tapi ga kalah penting adalah kualitas sel telur. Semoga kualitas telur dan sperma super bagus semua dan embrionya berkualitas, sehat, lengkap, sempurna.
Hari ini dapat jadwal banyak sekali
Saa fotoin ya schedulenya. Makin sibuk dan sejujurnya agak tegang sihh. Suster dokter suami semua suruh santai. Uda berusaha santai tapi tetap ada tegang2 dikit karena sebentar lagi OPU dan ET. Suami saya aja ikut tegang. Hahahaha.
Excited n dag dig dug..
Inilah namanya proses. Ga semua hal di dapat dengan mudah. Ada yang harus melewati proses perjuangan. Kami bersyukur karena saat proses kehidupan terjadi dalam hidup kami selalu ada Tuhan menyertai.
Thanks God for every prosess.


04 Februari 2017 (Hari "H" ET, Embrio Transfer)
Sampai di RS:
1. Dijelaskan terlebih dahulu bahwa dari 21telur diambil yang berhasil jadi embrio ada 9 dan hari ini yang ditransfer 3embrio. Sisanya ada 6 masih tunggu proses pembelahan sempurna ditunggu sampai tanggal 5 februari 2017 akan diinfo.
2. Disuruh tahan pipis sampai merasa kebelet dan saya mengalami OHSS jadi kalau tahan pipis perut makin besar dan sakitnya luar biasa karena waktu hari sebelumnya mau berangkat OPU karena macet sampai tahan pipis dan waktu sampai di RS lama banget di toilet karena susah pipis dan sakitnya minta ampun. Dan sama seperti sekarang rasanya. Rasanya perut mau meledak.
Pas uda giliran ET disuruh tiduran, saya gerak pelan karena sakit sekali perut saya untuk tahan kencing plus OHSS. Pas di USG perut, susternya bilang: "duh ini kantong kecingnya uda mau meledak, penuh banget trus cairan OHSS juga banyak", saya bilang: "iya sus, sakit banget ini".
Susternya bilang:"iya sabar ya, kita bersihkan dulu sebelum ET". Terus dokter datang dan suster langsung bilang ke dokter kalau kantung kencingnya sudah penuh dan uda ga tahan, dokter bilang iya tahan ya sebentar.
3. Pas lagi ET saya berusaha tenang dan relax supaya ga sakit karena pada bilang sakit karena waktu masukin embrio sambil nahan kencing dan dari jauh2 hari dokter juga bilang nanti pas ET jangan tegang karena makin susah nantinya dan makin lama. Jadi saya berusaha tenang dan ga lama kog, paling cuma 5menit.
4. Setelah ET, suster langsung kasi pispot jadi pipis sambil tiduran dan bagian bokong diganjel pispot, susah banget pipisnya. Butuh waktu 15menit untuk benar2 pipis sampai selesai karena sakit diganjel dan sambil tiduran plus efek OHSSnya juga makin susah keluar pipisnya. Akhirnya lega sambil tunggu suami urus mau nginep di RS. Sebenarnya ga dianjurkan tapi ini kemauan kami aja karena akses pulang itu jalanan rusak ga mau guncang2 jadi nginep 1 malam, besok paginya pulang.
5. Beberapa jam setelah ET.
- ajak ngomong ke càlon bayi, saya panggilnya babies karena ada 3 calon bayi. :))
- doa pastinya supaya bisa nempel sempurna. Bertumbuh berkembang dengan sehat tanpa kekuarangan apapun.
- sering usap-usap
- minum pocari sampai 2liter untuk meringankan OHSS. Plus ditambah vitamin dan beberapa macam obat.
Sekarang santai dan waiting moment 2minggu ke depan

05 Februari 2017 (Hari ke2 ET)
1. Perut kembung ga separah sebelumnya.
2. Mual sedikit
3. Rambut lepek banget padahal tiap hari keramas dan ga pernah seperti ini sebelumnya.
4. Kram perut tetap ada.
5. Setiap mau pipis harus langsung ke wc.kalau ga perut sakitnya minta ampun.
6. Keluar cairan bening pas pagi dan malam. Ga tau itu apaan.
7. Santai n tidur2an ga jelas

06 februari 2017 (Hari ke3 ET)
Hari ini yang dirasa:
1. Perut bunyi2 terus. Ga karuan suara gemuruh.
2. Berasa lapar mulu.
3. Pagi sedikit mual.
Ga tau ini semua karena ada hubungan OHSS.
Nikmati aja perjalanannya

08 februari 2017 (Hari ke 5 ET)
Hari ini yang ga banyak yang dirasa, mual kembung, kram perut efek OHSS mulai berkurang jauh malah hampir ga ada rasa. Paling hanya sedikit kenceng bagian bawah perut dan payudara tetap sakit cuma ga sesakit hari ke3 setelah ET dan ga terlalu bengkak lagi, itu aja. Selebihnya ga ada. Ohya sama kulit makin mulus dan rasanya makin gemuk. Sempet kepikiran juga kalau ga ada rasa apa malah mikir negatif tapi ada juga yang ga ada rasa apa2 tetep hasilnya positif.
Sebenarnya mau coba tespack tapi takut liat hasil negatif. Tapi berusaha mikir positif aja. Tetap ajak ngomong si babies, berdoa berharap supaya embrio menempel dengan baik, berkembang, bertumbuh dengan sehat dan sempurna tak kekurangan apapun.

11 Februari 2017 (Hari ke6-8 ET)
hari ini yang dirasa bangun tidur seger bugar ga ada tanda apa2. Tapi pas jam 08.30 tiba2 rasa ga enak, mual, badan ga enak gitu susah dijelasin. Ga tau kenapa.
Coba browsing2 cari tau tapi semua gejala beda2. Its ok berusaha calm down.

12 Februari 2017 (Hari ke 9  ET)
Hari ini ambil darah untuk cek hormon. Pas ambil darah suster bilang darah saya kental, hitam pekat. Suster yang ambil darah bukan suster bayi tabung tapi suster bersalin karena hari minggu jadi libur suster baytabnya. Pas suster komen gitu jadi kepikiran ini masalah ga ya terus mempengaruhi hasil ga trus habis browsing2 ada yg cerita kalau OHSS terus tiba2 perut kempes malah kemungkinan ga berhasil. Tapi ga down sih, uda berusaha lakuin terbaik dan hasil sepenuhnya percayain ke Tuhan.
Banyak denger cerita orang bedrest total sampau 2minggu ga turun dari tempat tidur. Tapi memang setiap keluarga punya kitab masing2. Dan saya ga bisa seperti itu karena situasi ga memungkinkan, saya masih harus siapin sarapan pagi kalau semua andalan suami kasian juga karena auami jg harus kerja, tapi minimal sy masih bedrest setelah siapin sarapan. Setiap orang punya sikon berbeda jadi ada beberapa hal memang ga bisa dipaksakan. Semua punya caranya masing2.


14 Februari 2017 (Hari ke11 ET)
bangun tidur ga rasain apapun. Paling perut sedikit kenceng dan payudara agak lembek dan besar.
Tuhan mohon jadikan bayi tabung ini berhasil dan beri tanda bahwa ini berhasil. Babies kasi tanda dong kalau kamu sudah nempel dan berkembang dengan baik, itu yg sy katakan kepada Tuhan dan babies calon anak kami.
Rasanya mau tespack tapi takut liat 1 garis. Sebenarnya pengen tau dan memang harus siapin diri untuk segala kemungkinan. Hidup memang penuh kejutan dan saya sering dibuat Tuhan terkejut.

15 Februari 2017 (Hari ke12 ET)
hari ini yg dirasa masih sama seperti kemarin. Segar bugar. Perut bawah agak kencang dan payudara agak lembek dan membesar.
Hari ini bangun tidur sebenarnya ada keinginan dalam untuk tespack tapi ga berani dan kebetulan juga sisa tespack ada 2 jadi mikir mau tes hari jumat tanggal 17 dan 18 februari 2017 karena tanggal 18feb2017 jadwal tes urin bawa ke lab untuk liat hasil berhasil atau tidak. Setelah mikir2 akhirnya ga jadi tespack.
Terus beraniin diri browsing2 untuk tau cerita pengalaman orang2 setelah ET gimana. Kalau kemarin2 saya baca endingnya dulu, kalau positif hasil mereka akan saya baca dari awal jadi intinya ga mau baca yg hasil negatif supaya saya ga down dan kebawa semangat juga dengan yg hasilnya positif (proses batab-nya). Nah hari ini saya baca semua kisah mereka baik yg positif mau negatif ternyata setiap orang punya cerita dan pengalaman berbeda.
- Ada yang ga rasaian apa2 tapi positif berhasil.
- ada yang ngerasain gejala hamil tapi malah ga berhasil karena mungkin efek suntik obat jadi berasa mirip2 gejala hamil
- terus ada yang tespack sebelum waktunya hasilnya 2garis alias hamil tapi pas usb dan tes urin di lab malah negatif.
- ada juga yang tespack sebelum waktunya hasilnya 1garis alias ga hamil tapi pas usg dan tes urin malah positif.
- ada juga yang tespack hasil positif dan memang setelah usg dan hasil cek darah positif begitu juga sebaliknya tespack negatif dan memang hasil usg dan tes darah adalah negatif.
Jadi intinya setiap kondisi tubuh berbeda dan sebenarnya dari dokter tidak sarankan tes sendiri supaya ga down tapi karena rasa penasaran jadi banyak yang tes sendiri, contohnya saya pengen banget tau hasilnya gimana.
Tapi setelah baca cerita pengalaman orang, saya jadi ga khawatir dengan apa yang saya alami saat ini yaitu ga ngalamin mual, pusing, pengen pipis trus, ohss dll. Dan apapun hasilnya saya percaya Tuhan sudah sertai, Tuhan sudah menunjukkan kepedulianNya lewat mengingatkan dan mengajarkan beri pengertian ke saya bagaimana harus berdoa.


16 Februari 2017
Hari ke13 ET
karena pengen banget tau hasil jadinya beraniin diri tespack hari ini. Hasilnya 1 garis. Hmmm perasaan berusaha tenang karena hasil sebenarnya tanggal 18feb2017. Kalau ga berhasil uda siapin diri. Yg dirasa hari ini segar bugar, payudara lembek dan agak besar, perut bawah agak kencang. Itu saja sih.
nanti tanggal 18feb2017 akan saya share hasilnya ya...;))
Hasil perjuangan proses bayi tabung

Hasil perjuangan proses bayi tabung

18 February 2017
Hari ke15 ET
hari ini sudah dapat hasil dari dokter yaitu negatif artinya tidak hamil. Sedih? Pastinya. Kecewa? No comment karena sudah ke sekian kali negatif hamil.
Tony sedih juga tapi dia masih berharap karena dokter kasi tespack untuk tes sendiri 3hari lagi kalau masih belum haid. Kalau saya sudah hopeless, enggan untuk berharap lagi. Ada pepatah bilang "janganlah kita menjadi hilang harapan", tapi saya uda malas berharap karena selama 6tahun berharap tapi belum ada hasil.
Mau ga mau tunggu siklus ke2 baru mulai lagi pakai embrio yang dibekuin ada 4 embrio.
Tuhan, saya ga tau apa yg harus saya ungkapkan ke Tuhan. Saya tau waktuMu tidak sama dengan maunya waktu saya. Saya tau rancanganMu bukan maunya saya. Tuhan, saya wanita biasa yg memiliki keterbatasan, perasaan ini sedih, hati ini lelah untuk berharap, 6tahun saya menantikan kehadiran anak. Tidak ada yg di dapati dengan mudah, tidak ada yg di dapati tanpa harus berjuang, semuanya butuh perjuangan, butuh penderitaan, butuh waktu. Kenapa orang2 memperoleh kemudahan, kenapa orang lain tanpa harus berkorban dan perjuangan, bahkan tanpa menunggu, tanpa terduga. Tuhan, saya dan tony banyak keterbatasan, bahkan hati kami tidak sekuat yang terlihat, pikiran ini terus berusaha berpikir positif tapi hati kami kalau mau jujur di hadapanMu. Engkau tau Tuhan hati kami lelah, kami merasa sendiri tidak ada yang support kami. Hanya Engkau tempat sandaran kami. Tempat kami berharap walau sebenarnya lelah untuk berharap.
"Awalnya aku seperti obor besar berkobar-kobar, waktu dengar hasil negatif dari dokter, sekarang mininal masih ada lilin yang menyala. Masih ada sedikit iman"
Ini perkataan tony.
Tuhan, terima kasih untuk iman tony ini.
Masih berharap 3hari kedepan ada mukjizat menjadi positif hamil. Oke saya sepakat mencoba berharap terbaik.

20 Februari 2017 (Hari ke 18 ET)
sebenarnya dari tanggal 18 sore, 19sore, 20 pagi itu ada flek sedikit, saat itu masih berusaha berpikir positif kalau itu adalah tanda embrio nempel. intinya berusaha positif. tapi tanggal 20 sore final perjuangan berakhir kalau itu adalah haid tanda gagal sudah proses bayi tabung T.T sedih banget...... suami juga sedih banget.... tapi tetap masih mau berusaha, ada sisa 4 freeze embrio, 2siklus lagi baru lanjut. nanti rencananya mau ikut akupuntur khusus persiapan bayi tabung, katanya sih membantu. ga ada salahnya dicoba.
buat yg baca ini dan mengalami hal sama dengan saya, jangan patah semangat, sedih itu, manusiawi namaya juga manusia kan Tuhan kasi kita perasaan makanya bisa merasa sedih tapi jangan putus asa.

next perjuangan akan saya share lagi..

Ohya berikut biaya yang sudah dikeluarkan:
Biaya screning cek darah suami istri 3.120.000
Hsg 1.000.000
Konsul pertama & cek hormon pertama 1.855.000
Bayi tabung paket rp55.000.000
Konsul Dr anesthesi 405.000
Freezing sperma 1.055.000
Tambahan obat anti pecah telor rp700.000
Rawat inap 1malam vip 1.300.000
Obat tambahan setelah et 700.000
Total 65.135.000

Masa kecil

Masa kecil

Saya anak ke3 dari 3 bersaudara. Saya punya 2kakak laki-laki yang baik sekali dan sayang banget sama adiknya, malah bisa dikatakan kakak saya yang pertama menggantikan peranan orang tua karena Papa bekerja dan tinggal di Semarang sedangkan saya, kedua kakak dan mama saya tinggal di Jakarta. Kami berasal kami perekonomian yang sulit sekali.

Dan mama kami berbeda dengan mama umum normal lainnya, agak sulit saya jelaskan kondisinya, bukan sakit fisik, mungkin ada masa lalu yang pahit sehingga membuat mama kami berbeda tetapi bisa beraktivitas seperti mencuci, mandi, makan.
Sekitar beberapa bulan Nenek saya ada datang untuk membantu merawat kami, jadi menggantikan apa yang menjadi tugas dan tanggung Mama. Sekitar umur 6 atau 7tahun saya diajari masak nasi, cuci baju, bersih-bersih rumah. Sampai sekian waktu tertentu Nenek saya akan nginep dirumah anaknya yang lain, saya tidak tahu cerita lengkapnha. Waktu itu Pernah saya sakit tipes, Nenek saya datang lagi untuk merawat saya karena sedang sakit.
Saya ingat sekali waktu sakit tipes, kakak saya tidak punya uang untuk mengobati saya. hampir terlambat diobati dan seharusnya di opname tetapi karena tidak ada uang akhirnya dibawa pulang dengan berobat jalan, saya sempat melihat kakak pertama saya menangis karena lihat adiknya sakit tetapi tidak berdaya, ohya kakak saya saat itu masih sekolah SMK.
Dan waktu kakak pertama saya sudah lulus sekolah dan bekerja, dia selalu berusaha memberikan makanan bergizi buat adik-adiknya dan mengajarkan hal-hal baik dirumah. Saya masih ingat waktu itu saya dapat jatah jajan uang sekolah Rp1.000. Tetapi karena mau memberikan makanan bergizi maka kakak pertama saya membelikan roti tawar dan susu, bagi kami itu adalah makanan termewah, kami bisa makan itu dengan syarat uang jajan menjadi Rp700 karena harga roti dan susu mahal. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah kakak pertama saya siapkan sarapan dengan roti+susu, kadang roti+telor goreng.
Kakak pertama saya juga menjanjikan akan memberikan tambahan jajan untuk kami (saya dan kakak kedua) kalau setiap hari bersih-bersih rumah, saya bergantian membersihkan rumah dengan kakak yang kedua. Misalnya saya pel, dia menyapu atau sebaliknya, hari ini saya cuci baju, besoknya kakak saya yang kedua dan . Tapi lama-lama kakak pertama saya bilang seperti ini: "besok-besok tidak ada tambahan ung jajan bersih-bersih ya, kan ini tempat tinggal kita juga, kalau bersih kan enak." Jadi bersih-bersih rumah menjadi kewajiban kami. Very proud to my old brother, thanks for your love and sacrifice
Saya pernah dengar dari cerita pacar (sekarang sudah menjadi istri) kakak pertama saya kalau kakak pertama saya sampai 3 atau 5 bulan nunggak bayar uang sekolah jadi sering dicubit melilit dan disuruh pulang oleh guru, pernah liat kakak saya nangis waktu liat saya nangis karena mengejar Papa saya dari belakang waktu Papa mau balik ke Semarang karena ga tega lihat saya masih kecil lari-lari kejar Papa.
Nah karena Nenek saya tidak selalu bersama dengan kami, kadang kami tidak terurus. Saya ingat sekali ada saat dimana dirumah tidak ada makanan, saya banyak ditolong tetangga juga, mereka sebenarnya tidak tau kalau dirumah kami tidak ada makanan tetapi karena masih anak-anak saya sedang main dirumah teman jadi orang tua mereka yang adalah tetangga saya dan kebetulan itu jam makan mereka dan bertanya ke saya sudah makan belum dan mereka tawarkan jadi saya sering makan dirumah tetangga.
Kelas 5 atau 6 SD setiap siang disuruh beli sayur di rumah makan atau ambil sayur di rumah pacar kakak pertama. Hari minggu karena libur bisa masak beberapa macam sayur yang gampang.
Masa kecil yang tidak akan pernah bisa saya lupakan, bagaimana sulitnya, bagaimana perjuangan seorang kakak untuk menjaga, merawat, menyayangi adik-adiknya. Saya pun percaya semua kehidupan selalu ada dalam kendalinya Tuhan, begitupun keluarga kami.
Kumpulan cerita yang baru sempat ditulis

Kumpulan cerita yang baru sempat ditulis


05 Maret 2017

Belakangan ini isi khotbah tentang PROSES.
Tuhan suka yang namanya proses.

Saya jadi keingat semuaaa hal yang telah dilalui beberapa tahun lalu ada saat dimana ga berdaya sama sekali, hanya berserah dan hanya melakukan apa yang masih bisa dilakukan.
Sampai suatu waktu saya keingat ayat 1kor10:13 isinya; Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Pointnya bukan pada Allah yang setia, bukan pada jalan keluar tapi pointnya adalah "Pencobaan Biasa". Jadi intinya Tuhan mau bilang "apa yang kamu alami itu hal biasa," seolah-olah Tuhan tepuk pundak saya (tapi serasa tiba2 kaget krn saat itu sdg konsen dengerin khotbah) dan bilang itu hal biasa leng, its oke, everything will be oke.
Sampai saat ini  Proses masih terus berjalan karena saya masih hidup di dunia dan "proses" selalu membawa kita semakin semakin semakin paham betul apa itu berserah total dari hari ke hari tapi fokusnya bukanlah proses, fokusnya bukan pada pencobaan tapi fokusnya adalah Tuhan Sang Pencipta kehidupan.

Semua orang di dunia ini menghadapi hal yg sama yaitu "MASALAH" tetapi FT bilang: "pencobaan yg kamu alami adalah pencobaan yang biasa"  Semua sudah sesuai takarannya.

Tidaklah tepat jika kita membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain ataupun sebaliknya karena Tuhan Sang Pencipta Manusia sudah mengetahui takaran kesanggupan ciptaanNya. Tidak mungkin seorang anak berumur 2tahun diminta membawa beras 20kg oleh orang tuanya. Apalagi Tuhan yang lebih tau kesanggupan ciptaanNya.

Ada beberapa pertanyaan dalam hidup saya yang sampai sekarang tidak ada jawabannya tetapi waktu saya melihat perjalanan hidup kami bahwa Tuhan selalu menyertai, DIA Tuhan selalu ada di segala keadaan, baik susah maupun senang. Tuhan mampukan kami untuk melewatinya.
Mengetahui "ITU SAJA" sudah CUKUP. Kadang merasa tidak perlu jawaban lagi.

"Tuhan, tony ga tau harus gimana lagi".
Ini doa yang tony naikan sekitar 4tahun lalu waktu kondisi terpuruk (beban sebagai seorang suami yang ambil anak perempuan orang dimana sudah berjanji untuk membahagiakan tetapi dibawa kesusahan dengan sakit tdk bisa sembuh, tdk bs bekerja, biaya kebutuhan hidup maupun berobat diperlukan, tidak berdaya) Hanya kata itu yang keluar dari mulutnya, sisanya hanya air mata dan tangisan kami berdua di hadapan Tuhan (saat kami doa bersama sebelum tidur). Terlalu berat sampai hanya bisa nangis dan tidak ada kata2.
Setelah doa tidak dalam sekejap masalah hilang, tetapi hari demi hari mampu dilewati dan kami percaya kalau itu karena kesanggupan dari Tuhan selama tetap berdoa dan lakukan FirmanNya.
Dalam kelemahan kami maka Kuasa Tuhan menjadi sempurna, baik bagi kami maupun bagi orang lain yang melihat hidup kami.

Kalau ditanya orang: "moment apa yang paling indah berkesan selama bersama suami?"
Maka akan saya jawab: "saat kami pegangan tangan, pelukan, nangis waktu lagi doa. Keadaan terpuruk menjadi moment paling indah karena disitu sehati dalam iman percaya akan penyertaan Tuhan" ga terasa lagi beratnya tapi memiliki pasangan yang sehati.

Kasih Tuhan itu Adil

Kasih Tuhan itu Adil

28 Agustus 2016

Ada cerita yang mengesankan sekali buat saya di hari minggu lalu.

Saya lumayan sering berdoa seperti ini sebelum pergi maupun pas dijalan bersama suami saya. "Tuhan, tolong berikan cuaca yang mendung tapi ga hujan ya, Tuhan kan tau kalau terlalu terik pasti tony (penderita miastenia gravis) kesulitan melihat dan tenaga yg terkuras pun lebih banyak". Kadang terjadi kadang ga dan sebenarnyapun kalau ga terjadi apa yang saya minta ga jadi masalah karena itu kedaulatanNya dan saya percaya Dia Tuhan yg Baik.

Nah minggu lalu di perjalanan pergi ke gereja tiba hati kecil keluar pertanyaan seperti ini: "kenapa Tuhan terkadang ga kasi mendung waktu kami dijalan?" misalnya Tuhan selalu kasi mendung bagaimana dengan orang lain yang membutuhkan matahari? Mereka yang jualan es supaya laku dagangannya butuh cuaca panas, ibu2 yang mau jemur pakaian, orang2 yang bikin ikan asin atau kerupuk butuh matahari juga, dsb. Jadi Tuhan itu Adil dan Dia sayang sama semua orang, memperhatikan detail setiap kehidupan yang diciptakanNya, semuanya berharga di mata Tuhan. Ga ada yang luput dari perhatian Tuhan.
Saya tau Tuhan itu Adil dan kasih Tuhan itu universal tapi hanya sebatas pengetahuan Tapi ini sampai dirasa ke hati and so touching me. I know His Heart.
God love all of you.
Selalu ada Maksud BAIK dari Tuhan

Selalu ada Maksud BAIK dari Tuhan

23 Agustus 2016

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kami kategori inferility unexplained (ketidaksuburan yang tidak dapat dijelaskan). Kami menantikan 5tahun untuk memiliki buah hati.

Begitu juga suami saya Mgers (penderita miasthenia gravis) yang penyebabnya tidak diketahui. Umumnya Mgers penyebabnya adalah karena adanya timus di dalam paru2nya. Dan itu diangkat supaya keadaan membaik walaupun kadang2 itu bisa timbul lagi yang disebut krisis MG.
Sebenarnya ada banyak hal yang terjadi dalam dunia ini yang tidak ada jawabannya.
Bukan hal yang tepat jika kita membandingkan masalah yg kita hadapi dengan org lain hadapi. Karena Firman Tuhan bilang masalah yang kau hadapi adalah masalah yang biasa sebab semua orang menghadapi yang namanya masalah. Semua punya takarannya masing-masing.
Tetapi kami tau bahwa kami menyerahkan hidup kepada Tuhan adalah pilihan yg TEPAT. Tuhan pelihara hidup kami, Tuhan memegang kendali atas hidup kami.
Kami tidak diajarkan tentang takdir atau nasib itu ada tetapi kami diajarkan bahwa selalu ada maksud yang BAIK Tuhan dari apa yang kami alami.