Masa Penantian I

Masa Penantian I

Dulu waktu zaman saya masih sekolah SMP SMA ada banyak teman sekitar saya sudah mulai pacaran, kadang terlintas dalam pikiran saya kalau saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka. Saat pikiran itu terlintas, saya bilang seperti ini:
"Tuhan, saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka, siapa jodoh saya? Kapan saya dipertemukan pasangan yang terbaik?"
Kemudian dalam hati kecil berbicara:
"Kamu sekarang statusnya apa?"
Saya jawab: "pelajar"
Hati kecil: "pelajar, tugasnya apa?"
Saya jawab: "belajar"
Hati kecil: "oke, belajar dengan baik"
Saya jawab: "okelah"

Seiring berjalannya waktu saya berprinsip "the first and the last." Saya akan pacaran dengan pria yang pertama dan terakhir dalam kisah percintaan saya. My husband is my first and the last love.

Untuk mempertahankan prinsip ini pastinya ga gampang. Menahan diri karena menantikan yang terbaik itu bukan soal 1tahun atau 2tahun. Selama menunggu apakah hanya diam aja? No, saya menyiapkan diri menjadi wanita yang terbaik juga, dengan cara seperti apa? proses pembentukan karakter melalui masalah-masalah yang dilalui, belajar masak walau saya masak ga jago-jago amat😁😁, belajar mengatur keuangan dengan baik, menurut saya seorang istri harus bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga (kapan-kapan saya share gimana saya mengatur keuangan saat kondisi ekonomi sulit).

Selama masa penantian ngapain aja sih?
1. Berdoa bagi calon pasangan saya, walau saya belum bertemu tapi saya percaya kalau Tuhan sudah siapkan pasangan yang terbaik. Terus apa yang saya doakan? Say berdoa supaya Tuhan memberikan kekuatan, menyertainya dalam hari-hari yang dilalui, Tuhan memberkati dalam segala hal yang ia lakukan dan segala sesuatu yang ia lakukan adalah untuk Tuhan. Mempersiapkan dia menjadi pria yang matang menurut pandangan Tuhan. Tuhan tolong supaya ia selalu hidup dalam Firman Tuhan.
2. Saya inget banget pernah bilang gini ke Tuhan:"Tuhan, saya mau pria yang rajin, pinter, bersih hahahah".
Terus dalam hati kecil saya bilang gini: "mau dapat pria rajin, harus menjadi wanita yang rajin juga, mau dapat yang pintar, harus pintar juga, supaya menjadi seimbang dan selaras." Intinya adalah mau pasangan seperti apa, saya juga harus seperti itu. Jadi saya harus rajin, harus bisa upgrade diri dengan cara baca buku.
3. Belajar masak. Minimal taulah tumis-tumis, tau bumbu dapur. Sekarang zaman canggih bisa browsing untuk cari resep masakan.
4. Belajar tidak konsumtif. Yang konsumtif harus belajar menahan diri. Teman terdekat saya tahu kalau saya shopping hanya 1tahun 1kali yaitu waktu dapat THR😁. di bulan-bulan yang biasa tidak saya sisakan untuk beli lain-lain kecuali keperluan wanita seperti bedak, lotion, dll.

Tuhan selalu ingatkan saya kalau mau mendapat yang terbaik maka saya juga harus menjadi yang terbaik. Melibatkan Tuhan dalam memilih pasangan hidup, percayalah Tuhan selalu kasi yang terbaik.

Nah, karena prinsip saya "the first and the last" maka untuk memulainya saya butuh perjuangan berat karena takut salah mengambil keputusan.

Terus apa yang membuat saya yakin bahwa @khutony nantinya akan menjadi suami saya?

Waktu mantan pacar (lovely husband) bilang: "would you be my girlfriend?" 😍😍 antara stress and happy karena bagi saya itu keputusan besar. If i say yes, saya takut salah orang, if i say no, saya takut melewatkan yang terbaik.
waktu itu ga bisa langsung jawab.

Seperti biasa yang saya lakukan, saya berdoa dan saya bilang: "God, what should i do, apa Tuhan yang harus saya lakukan? Saya harus ambil keputusan apa? Tuhan kan Maha Tahu, apakah benar @khutony adalah pasangan saya?"
Saya sampai sakit karena memikirkan hal ini😀😀. Sampai 3hari saya belum bisa memutuskan dan saya bilang gini ke Tuhan sampai nangis-nangis 😀😀: " Tuhan, jangan diemin saya dong, saya stress berat ini, tolong saya apa yang harus saya lakukan?" And finally waktu bangun tidur saya teringat mimpi semalam seperti ini, eh antara mimpi atau bukan yang pasti waktu itu bangun tidur langsung doa pagi.

Seperti ini kejadian di mimpi:
Saya sedang berjalan di sebuah jalanan yang panjaaaang sekali ga keliatan ujungnya dan perjalanan masih panjang di depan sana dan di kanan kirinya banyak rumput-rumput kemudian selama perjalanan tiba-tiba saya lihat di kanan jalan ada kado.
Terus saya bilang: "Tuhan, ini ada kado, saya ketemu kado".
Ada suara bilang dan saya tau siapa yang BICARA: "iya itu kado buat kamu"
Saya bilang: "saya ambil ini Tuhan? Boleh saya buka?"
He Said: "kalau kamu mau ambil, ambillah, memang pernah Tuhan kasi kado yang jelek/bukan terbaik buat kamu? Di depan sana masih banyak kado buat kamu."
MIMPI SELESAI.....

Yes! Ini dia jawabannya!! Perasaan lega, happy ending jadinya😗😗😀😀.

Saya ga usa terusin lagi ya, pasti uda tau jawabannya kan?
@khu tony i always remember you are gift from God. Thanks always love me 😍😍

Selama pacaran sampai detik ini banyak suka duka, pahit manis, sakit sehat,  yang sudah kami lalui DAN KAMI MENEMUKAN TUHAN KAU SELALU BERSAMA KAMI. NEVER LEAVE US.

Apapun yang sedang terjadi dalam hidup kita dengan selalu MENYADARI Tuhan ada bersama kita maka tidak ada hal yang tidak bisa dilewati. Baik hal kecil yang simple maupun hal besar. 
Hal besar atau kecil setiap orang memiliki ukuran yang berbeda. Mungkin ada orang berpikir bahwa prinsip saya sedikit berlebihan/tidak semua bisa seperti saya, atau ada juga yang bilang wow hebat. Apapun itu saya hanya bisa pastikan bahwa Tuhan selalu HADIR dalam segala kondisi dan keadaan hidup kita. APAPUN ITU.

Praise the Lord.

Ohya salah satu doa saya adalah Tuhan mempertemukan saya dengan pasangan saya di umur 23 tahun dan saya mau menikah di umur 25 tahun dan Tuhan kabulkan itu. Dan saya akan selalu selalu berkata "sekali lagi terima kasih Tuhan".
Dan akan selalu "sekali lagi" terima Kasih Tuhan.

Gagal lagi. Semangat lagi. Gagal lagi. Semangat lagi ( persiapan IVF Ke2)

Gagal lagi. Semangat lagi. Gagal lagi. Semangat lagi ( persiapan IVF Ke2)

15 Agustus 2017

Perkiraan haid akan datang tanggal 18 agustus. Siap-siap untuk lanjut program bayi tabung ke-2.

Setelah batal frozen embrio transfer (karena embrio ga survive) harus kembali semangat berusaha demi kehadiran bayi dalam keluarga kecil kami. Ga perlu berlama-lama larut dalam kesedihan karena kesedihan ga akan mengubah apapun apalagi membuat keadaan menjadi lebih baik, tidak sama sekali, justru kesedihan yang berlarut-larut hanya menambah keterpurukan, ga semangat, dan buang waktu dimana seharusnya kita sudah harus bersemangat kita bisa mulai usaha lagi. Coba lagi. Usaha lagi. Coba lagi. Dst.

Kalau mau hitung misal pernikahan saya sudah 6tahun 7bulan. 1tahun ada 52minggu x 6tahun = 312bulan + 7bulan, total 319bulan. Itu artinya ada 319 siklus haid dimana sel telur gagal dibuahi dan sebanyak itu saya mengalami kegagalan karena setiap bulan saya menanti 2garis strip di tespack (artinya hamil). Kebayang dong bagaimana sedihnya hati saya setiap bulan. Bagi yang pernah merasakannya sampai hitungan tahunan apalagi diatas 5tahun pasti tau bagaimana rasanya. Kalau yang dibawah 1tahun kadang tidaklah terlalu berat (menurut saya ya) karena kalau orang tanya: "sudah hamil belum?" Kemudian kita jawab belum kadang orang memaklumi "oh gpp, enjoy aja masih baru kan, belum setahun".

Tapi kalau sudah lama sekali hitungan tahunan kadang tidak bisa dipungkiri pembicaraan orang akan menyinggung perasaan kita. Terlalu banyak kita  mendengar pendapat orang yang membuat perasaan dan hati kita ga nyaman.

Banyak hal karena keadaan dan omongan orang yang  ga nyaman sudah saya lalui. Tetapi saya memutuskan untuk selalu bangkit lagi, semangat lagi untuk berusaha lagi. Semangat atau tidaknya kita ditentukan oleh kita bukan orang lain kalau ada orang lain membuat kita down maka kurangi intens berkomunikasi dengan orang tersebut tapi komunikasi dengan orang yang membuat kita semangat dan bangkit lagi.

Kalau saya ingat kegagalan saya yang lalu, kadang takut mencoba lagi tetapi kalau tidak berusaha dan coba lagi maka tidak pernah tau hasilnya. Bagian kita adalah berdoa dan berusaha tetapi serahkan hasilnya pada Tuhan. Itu adalah cara terbaik untuk terus berusaha.

Semoga cerita saya bisa menjadi semangat dan motivasi buat siapapun yang membacanya.
God bless us.

Aku suka - aku suka - aku suka

Aku suka - aku suka - aku suka

Aku suka cara Tuhan menyatakan kebaikanNya
Aku suka cara Tuhan mengajariku tentang kehidupan.
Aku suka cara Tuhan menyatakan kehebatanNya.
Aku suka cara Tuhan menyatakan keajaibanNya.
Aku suka cara Tuhan mendidik-ku.
Aku suka cara Tuhan mengasihiku.
Aku suka FirmaNya.
Aku suka melihat karya ciptaanNya.
Aku suka cara Tuhan membentuk hidupku.
Aku suka mendengar suaraNya dalam keheningan dan keramaian.
Aku suka setiap beban doa yang Dia taruh dalam hatiku.
Aku suka melakukan sesuatu untuk membuat Tuhan senang.
Aku suka menjadi bagian dalam pekerjaanNya.
Aku suka setiap hadiah/kado yang Dia berikan.
Aku suka saat-saat bersamaNya dalam doaku.
Aku suka cara Dia memberikan kado.
I love everything about You.
I want to love You more more more and more.

Freeze embrio transfer (FET)

Freeze embrio transfer (FET)

Setelah gagal bayi tabung kemarin   http://alengjourney.blogspot.co.id/2017/02/hasil-perjuangan-proses-bayi-tabung.html?m=1 bulan januari 2017, sekarang mau lanjut freeze embrio transfer (FET), hari ke2 haid minum femara 2butir selama 5hari sebelum tidur.

05 juni 2017
Hari ini haid ke13 hasil usg dinding rahim sudah siap untuk FET di tgl 10juni2017.

10 juni 2017
Pagi-pagi bangun siap2 mau berangkat ke rumah sakit untuk jadwal FET hari ini masih ada sisa embrio 4. Jadwal sampai sana jam08.30 tapi saya bersama suami sampai disana jam08.00 sempet makan dulu di mobil supaya ga lapar ketika dan setelah ET, karena pengalaman sebelumnya bisa sampai siang jadi rasanya lapar sekali.

Setelah tunggu sampai jam10 lewat saya dan suami dipanggil dokter dan dijelaskan bahwa 4embrio tidak survive, embrio sudah dicairkan tidak mengalami perkembangan dan oleh dokter ditunggu sampai 1-2jam tidak mengalami perubahan, itu artinya embrio tidak bis ditransfer. Hati saya rasanya langsung ingin nangis, sedih sekali. Dokternya bilang supaya jangan patah semangat, bisa dicoba lagi. Dokter sih baik dan berusaha menyemangati tapi hati saya dan suami down sekali, karena sudah melalui proses yang panjang dan melelahkan. Dan paling menyesakkan adalah gugur sebelum berperang, suami saya sempet bilang, kog lama ya jangan-jangan embrionya bermasalah, kalau saya dari jauh hari sampai pagi sebelum berangkat sudah siapkan hati berserah total sama Tuhan untuk apapun hasilnya saya yakin itu yang terbaik tapi ga nyangka kalau secepat ini, malah sampai ga jadi ET.

Saat ini hanya persiapkan diri untuk ivf ulang dan dikasi obat dan vitamin kemudian diberi saran untuk pola hidup sehat yang sebenarnya sudah saya jalankan juga supaya sel telur banyak dan berkualitas.

Tuhan beri kekuatan buat kami menjalankan proses ini. Hidup kami ada dalam kendaliMu. Semua tidak luput dari rencana dan kendali. Terima kasih selalu bersama menemani kami.

Keterbatasan manusia

Keterbatasan manusia

Jika ada yang bilang bahwa manusia hanya bisa merencakan tetapi Tuhanlah yang menentukan, ini memang tepat sekali.

Dulu sebelum menikah saya bersama pasangan menyiapkan keperluan baik untuk acara pernikahan maupun tempat tinggal untuk kami kelak tinggali bahkan kami sudah membicarakan kelak berapa jumlah anak yang akan kami miliki. Kami siapkan pesta pernikahan sederhana dan semua berjalan dengan lancar sampai hari H. Tempat tinggal juga sudah kami beli dengan beli perabot seadanya, saat itu perabot yang bisa kami beli adalah lemari baju, lemari sepatu, kasur ranjang 1set, itu saja. Bersyukur dikasi hadiah pemberian dari orang tua kami berdua ada meja makan, bufet, sofa dan meja untuk ruang tamu, kipas angin, kompor, setrikaan. Dari teman-teman suami saya dikasi kulkas. Lengkap sudah rumah kami. Tuhan punya banyak cara untuk memberkati anak-anaknya. Karena dana sudah habis untuk bayar Dp rumah dan biaya pernikahan maka rice cooker sudah ga sanggup beli jadi kebelinya saat keesokan hari setelah pesta nikah dapat angpao langsung beli deh rice cooker😁😁.

Ok kita lanjut kejadian setelah menikah di awal tahun pertama saja sudah banyak kejadian yang terjadi dalam perjalanan pernikahan kami. Yaitu TN (inisial nama suami) sakit drop, memang sebelumnya TN ada sakit yang disebut miasthenia gravis atau kelemahan otot syaraf. Orang kalau uda sakit kemudian ga bisa kerja (kerja bisa tapi ga bisa berat2) sedangkan biaya terus berjalan malah bertambah karena perlu biaya berobat. Penyakit ini tidak bisa sembuh kecuali memang Mukjizat Tuhan. Dari sakit ini efek ke kehidupan kami sangat besar malah merambat kemana-mana bisa sampai ke masalah ke keluarga, pelayanan kami di gereja, aktivitas kami, kalau keuangan sudah pasti. Puji Tuhan sampai hari ini sudah 6tahun 4bulan masalah keuangan sudah membaik, pelayanan kami bisa dengan cara lain, masalah keluarga masih berlanjut, aktivitas perlahan mulai tau cara mengatasinya.
Masalah selanjutnya adalah harapan kami untuk memiliki baby juga butuh perjuangan yang sangaaaaatttttt panjang. Kalau ada para pasangan yang mudah hamil betapa beruntungnya mereka. Kami ga pernah menyangka betapa sulitnya untuk memiliki baby dalam pernikahan kami ini. Tenaga, waktu, biaya, pikiran, tercurah besar bahkan rasa lelah jenuh lesu jatuh bangun up and down semangat kami entah sudah berapa kali. Hari ini 4 juni 2017 adalah masa dimana kami sedang menjalani persiapan freeze embrio transfer setelah kegagalan bayi tabung pertama gagal. Semoga Tuhan bermurah hati dan membuat kami dipercayakan menjadi orang tua untuk anak-anak yang kami lahirkan.

Tidak pernah terpikirkan bahwa pernikahan kami akan mengalami perjuangan besar untuk memiliki baby, karena mama saya sangat mudah hamil dan melahirkan jadi saya ga pernah terpikirkan akan mengalami hal semacam ini begitu juga dengan mertua saya mudah sekali untuk mempunyai anak. Awalnya kami mengira akan mudah dan malah mau punya anak 4. Ini 1 aja belum juga. Oh my God how can it be..... tapi ya itu manusia hanya merencanakan tetapi Tuhanlah yang menentukan.

Karena kita tahu bahwa hidup kita sudah ditentukan Tuhan, keputusan akhir di tangan Tuhan maka janganlah lepas/putus berharap kepada Tuhan karena Dia Tuhan yang Maha Kuasa, Dia berdaulat, Dia mampu melakukan apapun. Jangan jemu berharap dan berdoa!!!

Tuhan memberkati kamu yang membaca ini.

Kesabaran

Kesabaran

Beberapa orang pernah bertanya ke saya, "leng/ci/bu (panggilan) bagaimana caranya menjadi orang sabar?" Soalnya gw/saya lihat kamu/cici/ibu/loe jadi orang kog bisa sabar banget.  Walau sudah beberapa kali ditanya seperti ini saya tetap saja agak kaget untuk menjawabnya. Hampir tidak tahu bagaimana menjawabnya. Menurut saya kesabaran itu adalah hasil latihan kehidupan, misalnya seringkali saat diperhadapkan dengan orang menguji kesabaran kita, tetaplah tenang dan respon dengan benar, pastinya ada pernah gagal sabar tapi saat2 diperhadapkan situasi yang akan melatih kesabaran maka pakailah itu sebagai alat latihan kesabaran kita. Saat diperhadapkan dengan keadaan yang ga nyaman, tetap bersyukur, berpikir positif, respon yg benar.
Menurut saya Kesabaran itu ada 2 versi.
1. Sabar dalam menahan amarah/emosi.
2. Sabar dalam menjalani ujian hidup. Situasi hidup yang sulit.

Beberapa tips dari saya yang pernah saya pakai bagaimana menjadi sabar dalam menahan amarah/emosi:
1. Sebelum berkata-kata waktu marah maka hitung dalam hati 1-10. Pikirkan apa akibatnya jika mengatakan ini atau itu.
2. Di kitab suci saya sebagai orang kristen (luk6:33) pernah saya baca tertulis seperti ini:
"Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu/pahalamu/kelebihanmu?"
Jadi maksudnya jika kita berbuat baik kepada orang yang baik kepada kita maka itu  bukanlah suatu kelebihan, yg luar biasa itu jika kita berbuat baik kepada orang yang membuat kita ga nyaman. Jadi saat kita marah, doakan hal yang baik buat orang itu. Itu akan melatih hati kita menjadi lebih sabar dan lapang. Ga gampang tapi bisa dilakukan.
3. Tulis di kertas kecil berupa kalimat bijak, doa2 yg berhubungan kesabaran dan tempel ketempat dimana kita sering beraktivitas dan mudah untuk dilihat.

Nah ini tips sabar dalam ujian kehidupan, situasi atau keadaan yang sulit/tertekan/terpuruk:
1. Berdoa
Hati akan semakin kuat dan sabar ketika kita berdoa saat sedang masa sulit. Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia itu memiliki keterbatasan maka sangat diperlukan kita berdoa kepada yang Maha Kuasa untuk beri kita kemampuan/kesanggupan untuk melewatinya dengan sabar

2. Bersyukur
Orang lagi kesusahan kog malah disuruh bersyukur, apa ga salah? Banyak orang berpikir ini susah sekali dilakukan tapi sekali lagi ini hal yg bisa dilakukan. Cobalah Ingat hal-hal baik yang pernah terjadi, ingat hari ini masih bisa makan walau cuma tahu tempe kangkung (😀😀pengalam pribadi but its true) kan tubuh ini hanya butuh makan, masih bisa nafas gratis (ada yg nafas aja harus beli oksigen), masih dikasi kesempatan hidup (bisa memperbaiki hidup), dengan kita mencoba bersyukur maka hati kita akan lebih ikhlas untuk melalui hari-hari sulit.

3. Berpikir positif
Coba pikirkan selalu ada orang yang lebih susah dari kita. Saya selalu percaya Tuhan itu selalu ada dan hadir menyatakan kebaikanNya dalam segala situasi hidup kita. Cuma kadang-kadang kita sulit melihat keajaiban Tuhan dan kebaikan Tuhan saat dalam kondisi baik-baik saja. Tetapi kalau sedang dalam kesusahan malah kita sering melihat keajaiban Tuhan.
Ini pengalaman pribadi saya waktu suami saya sedang drop kesehatannya, ga bisa kerja cape, dan saya ada pakai ART (asisten rumah tangga) yang sebenarnya ga mau pakai lagi karena untuk menghemat pengeluaran tapi ga tega juga karena kalau saya berhentikan maka dia ga ada pemasukan sedangkan suaminya kerja ga menentu. Akhirnya tetap menggunakan ART, singkat cerita karena menghemat pengeluaran saya ga pernah bisa beli daging sapi, pengen masak sop sapi ga pernah bisa, nab ART dapat sapi waktu pembagian kurban kemudian dia bagi saya daging sapi cukup banyak menurut saya, jadi saya bisa makan sapi karena dikasi sama ART malah saya bisa bagi ke mertua saya. Majikan dikasi daging sapi sama ART, menurut saya kejadian unik karena bisa bayar gaji ART tapi mau beli sapi ga bisa malah dikasi sama dari ART.😁 intinya Tuhan punyak cara untuk menyatakan kebaikan dan keajaibanNya. Masih banyak cerita ajaib lainnya. Next time saya ceritain yahh..

4. Tetap berusaha
Apapun situasi kondisi jangan pernah putus asa, jangan putus harapan sekalipun buntu tapi tetap berusaha lakukan sesuatu. Lakukan yang masih bisa dilakukan walau kelihatan sepele atau tidak berarti, yakinlah tidak ada hal yang dikerjakan sia-sia dan terpenting Tuhan ga tutup mata atas usaha yang kita lakukan.

Akhirnya selesai juga tulisan saya tentang kesabaran. Saya untuk nulis ini saja bisa sampai 3bulan karena setiap belum selesai tulis ada aja urusannya jadi nulis 5menit jeda urus yang lain dan ada juga karena lagi ga mood dan alhasil jadi lama kelarnya. Semoga bermanfaat yahhh.....😊😊

Masa Penantian Hamil (2016)

Masa Penantian Hamil (2016)

23 Agustus 2016

Bagi pasangan setelah menikah pasti menginginkan kehadiran buah hati dalam pernikahan mereka. Ada beberapa pasangan tanpa perlu usaha keras mereka mudah memperoleh buah hati tetapi tidak sedikit juga bagi pasangan lain butuh usaha extra untuk mendapatkan buah hati. Butuh waktu, butuh tenaga, butuh dana lebih dsb.

Begitu juga dengan saya dan suami, kami menantikan selama beberapa tahun dengan usaha ke dokter sana sini,cek ini dan itu, konsumsi vitamin/suplemen, dari obat tradisional sampai obat kimia, ke sinshe, urut kehamilan.
Hasil pemeriksaan baik dokter, sinshe maupun tukang urut hasilnya sama, tidak ada permasalahan apapun ditemukan.

Menurut dokter kami dikategorikan infertility unexplained.

Kami yakin suatu saat nanti buah hati kami akan hadir di pernikahan kami. Tuhan tidak tutup mata dan telinga. Dia sudah menetapkan kapan waktu yang tepat untuk rahim ini diisi janin dan kapan buah hati kami lahir. Di saat yang tepat Dia Tuhan akan mengizinkan itu terjadi.
Terima kasih Tuhan untuk hari2 yg kami telah lalui bersama.
Perjuangan proses bayi tabung

Perjuangan proses bayi tabung



21 Januari 2017 (H2)
Setelah sibuk bolak balik RS untuk cek darah, HSG, heisteroskopi, Scratching rahim.
Semua hasil oke siap melakukan bayi tabung.
Hari ini haid ke-2 di usg dan trial untuk lihat jalan lahir persiapan transfer embrio. Kemudian suntik untuk besarkan sel telur dan ambil darah untuk cek hormon.
Dokter berpesan nanti pulang browsing gejala sindrom hiperstimulasi ovarium. Efeknya banyak sekali dari rendah sampai tinggi.
Kalau mau jujur sebenarnya ada perasaan sedih dan sedikit takut. Sedihnya karena perjuangannya sampai segitunya untuk punya anak dan takut sama efek sampingnya.
Tuhan, tolong penyertaanMu. Beri kekuatan, jauhkan saya daripada efek samping yang parah. Mampukan saya untuk melewatinya. Beri kekuatan buat tony yang setiap hari bolak balik RS.

29 januari 2017 (H10)
Hari ini seperti biasa datang ke RS untuk suntik, ambil darah cek hormon, usg liat perkembangan sel telur ada banyak. Ngobrol sama dokter terus dikasi info tentang sel telur yang berkualitas. Awalnya saya dan suami ga kepikiran soal telur yang berkualitas. Kami mengira dengan mengikuti semua serangkaian persiapan dan pemakaian obat uda bagus semua baik rahim,  telurnya dll. Ternyata dari sekian banyak telur akan dipilih yang berkualitas.
Saya jadi ingat kejadian hari rabu tanggal 25 januari 2017 pas sore2 saya pas mau mandi dihati tiba2 pengen berdoa dan tiba2 saya berdoa seperti ini: "Tuhan, saya berdoa memberkati sel telur dalam rahim saya menjadi sel telur yang berkualitas, setiap telur adalah telur yang berkualitas dan sel sperma adalah yg berkualitas".
Saya berdoa terus seperti yang ada di hati dan malam sebelum tidur biasa kami baca alkitab dan saya ajak suami saya berdoa lagi.
Ajaibnya yang ga kami duga ternyata memang butuh telur yang berkualitas padahl kami ga tau.
Tuhan baik banget. Kami merasakan sekali Tuhan  menyertai kami dalam proses bayi tabung ini.
Hal yang kami ga ngerti tapi Tuhan tuntun untuk berdoa.
How great is our God

30 Januari 2017 (H11)
Total sudah suntik gonal F 1650IU. Puji Tuhan ada sel telur 24. Banyak banget...happy... tapi ga kalah penting adalah kualitas sel telur. Semoga kualitas telur dan sperma super bagus semua dan embrionya berkualitas, sehat, lengkap, sempurna.
Hari ini dapat jadwal banyak sekali
Saa fotoin ya schedulenya. Makin sibuk dan sejujurnya agak tegang sihh. Suster dokter suami semua suruh santai. Uda berusaha santai tapi tetap ada tegang2 dikit karena sebentar lagi OPU dan ET. Suami saya aja ikut tegang. Hahahaha.
Excited n dag dig dug..
Inilah namanya proses. Ga semua hal di dapat dengan mudah. Ada yang harus melewati proses perjuangan. Kami bersyukur karena saat proses kehidupan terjadi dalam hidup kami selalu ada Tuhan menyertai.
Thanks God for every prosess.


04 Februari 2017 (Hari "H" ET, Embrio Transfer)
Sampai di RS:
1. Dijelaskan terlebih dahulu bahwa dari 21telur diambil yang berhasil jadi embrio ada 9 dan hari ini yang ditransfer 3embrio. Sisanya ada 6 masih tunggu proses pembelahan sempurna ditunggu sampai tanggal 5 februari 2017 akan diinfo.
2. Disuruh tahan pipis sampai merasa kebelet dan saya mengalami OHSS jadi kalau tahan pipis perut makin besar dan sakitnya luar biasa karena waktu hari sebelumnya mau berangkat OPU karena macet sampai tahan pipis dan waktu sampai di RS lama banget di toilet karena susah pipis dan sakitnya minta ampun. Dan sama seperti sekarang rasanya. Rasanya perut mau meledak.
Pas uda giliran ET disuruh tiduran, saya gerak pelan karena sakit sekali perut saya untuk tahan kencing plus OHSS. Pas di USG perut, susternya bilang: "duh ini kantong kecingnya uda mau meledak, penuh banget trus cairan OHSS juga banyak", saya bilang: "iya sus, sakit banget ini".
Susternya bilang:"iya sabar ya, kita bersihkan dulu sebelum ET". Terus dokter datang dan suster langsung bilang ke dokter kalau kantung kencingnya sudah penuh dan uda ga tahan, dokter bilang iya tahan ya sebentar.
3. Pas lagi ET saya berusaha tenang dan relax supaya ga sakit karena pada bilang sakit karena waktu masukin embrio sambil nahan kencing dan dari jauh2 hari dokter juga bilang nanti pas ET jangan tegang karena makin susah nantinya dan makin lama. Jadi saya berusaha tenang dan ga lama kog, paling cuma 5menit.
4. Setelah ET, suster langsung kasi pispot jadi pipis sambil tiduran dan bagian bokong diganjel pispot, susah banget pipisnya. Butuh waktu 15menit untuk benar2 pipis sampai selesai karena sakit diganjel dan sambil tiduran plus efek OHSSnya juga makin susah keluar pipisnya. Akhirnya lega sambil tunggu suami urus mau nginep di RS. Sebenarnya ga dianjurkan tapi ini kemauan kami aja karena akses pulang itu jalanan rusak ga mau guncang2 jadi nginep 1 malam, besok paginya pulang.
5. Beberapa jam setelah ET.
- ajak ngomong ke càlon bayi, saya panggilnya babies karena ada 3 calon bayi. :))
- doa pastinya supaya bisa nempel sempurna. Bertumbuh berkembang dengan sehat tanpa kekuarangan apapun.
- sering usap-usap
- minum pocari sampai 2liter untuk meringankan OHSS. Plus ditambah vitamin dan beberapa macam obat.
Sekarang santai dan waiting moment 2minggu ke depan

05 Februari 2017 (Hari ke2 ET)
1. Perut kembung ga separah sebelumnya.
2. Mual sedikit
3. Rambut lepek banget padahal tiap hari keramas dan ga pernah seperti ini sebelumnya.
4. Kram perut tetap ada.
5. Setiap mau pipis harus langsung ke wc.kalau ga perut sakitnya minta ampun.
6. Keluar cairan bening pas pagi dan malam. Ga tau itu apaan.
7. Santai n tidur2an ga jelas

06 februari 2017 (Hari ke3 ET)
Hari ini yang dirasa:
1. Perut bunyi2 terus. Ga karuan suara gemuruh.
2. Berasa lapar mulu.
3. Pagi sedikit mual.
Ga tau ini semua karena ada hubungan OHSS.
Nikmati aja perjalanannya

08 februari 2017 (Hari ke 5 ET)
Hari ini yang ga banyak yang dirasa, mual kembung, kram perut efek OHSS mulai berkurang jauh malah hampir ga ada rasa. Paling hanya sedikit kenceng bagian bawah perut dan payudara tetap sakit cuma ga sesakit hari ke3 setelah ET dan ga terlalu bengkak lagi, itu aja. Selebihnya ga ada. Ohya sama kulit makin mulus dan rasanya makin gemuk. Sempet kepikiran juga kalau ga ada rasa apa malah mikir negatif tapi ada juga yang ga ada rasa apa2 tetep hasilnya positif.
Sebenarnya mau coba tespack tapi takut liat hasil negatif. Tapi berusaha mikir positif aja. Tetap ajak ngomong si babies, berdoa berharap supaya embrio menempel dengan baik, berkembang, bertumbuh dengan sehat dan sempurna tak kekurangan apapun.

11 Februari 2017 (Hari ke6-8 ET)
hari ini yang dirasa bangun tidur seger bugar ga ada tanda apa2. Tapi pas jam 08.30 tiba2 rasa ga enak, mual, badan ga enak gitu susah dijelasin. Ga tau kenapa.
Coba browsing2 cari tau tapi semua gejala beda2. Its ok berusaha calm down.

12 Februari 2017 (Hari ke 9  ET)
Hari ini ambil darah untuk cek hormon. Pas ambil darah suster bilang darah saya kental, hitam pekat. Suster yang ambil darah bukan suster bayi tabung tapi suster bersalin karena hari minggu jadi libur suster baytabnya. Pas suster komen gitu jadi kepikiran ini masalah ga ya terus mempengaruhi hasil ga trus habis browsing2 ada yg cerita kalau OHSS terus tiba2 perut kempes malah kemungkinan ga berhasil. Tapi ga down sih, uda berusaha lakuin terbaik dan hasil sepenuhnya percayain ke Tuhan.
Banyak denger cerita orang bedrest total sampau 2minggu ga turun dari tempat tidur. Tapi memang setiap keluarga punya kitab masing2. Dan saya ga bisa seperti itu karena situasi ga memungkinkan, saya masih harus siapin sarapan pagi kalau semua andalan suami kasian juga karena auami jg harus kerja, tapi minimal sy masih bedrest setelah siapin sarapan. Setiap orang punya sikon berbeda jadi ada beberapa hal memang ga bisa dipaksakan. Semua punya caranya masing2.


14 Februari 2017 (Hari ke11 ET)
bangun tidur ga rasain apapun. Paling perut sedikit kenceng dan payudara agak lembek dan besar.
Tuhan mohon jadikan bayi tabung ini berhasil dan beri tanda bahwa ini berhasil. Babies kasi tanda dong kalau kamu sudah nempel dan berkembang dengan baik, itu yg sy katakan kepada Tuhan dan babies calon anak kami.
Rasanya mau tespack tapi takut liat 1 garis. Sebenarnya pengen tau dan memang harus siapin diri untuk segala kemungkinan. Hidup memang penuh kejutan dan saya sering dibuat Tuhan terkejut.

15 Februari 2017 (Hari ke12 ET)
hari ini yg dirasa masih sama seperti kemarin. Segar bugar. Perut bawah agak kencang dan payudara agak lembek dan membesar.
Hari ini bangun tidur sebenarnya ada keinginan dalam untuk tespack tapi ga berani dan kebetulan juga sisa tespack ada 2 jadi mikir mau tes hari jumat tanggal 17 dan 18 februari 2017 karena tanggal 18feb2017 jadwal tes urin bawa ke lab untuk liat hasil berhasil atau tidak. Setelah mikir2 akhirnya ga jadi tespack.
Terus beraniin diri browsing2 untuk tau cerita pengalaman orang2 setelah ET gimana. Kalau kemarin2 saya baca endingnya dulu, kalau positif hasil mereka akan saya baca dari awal jadi intinya ga mau baca yg hasil negatif supaya saya ga down dan kebawa semangat juga dengan yg hasilnya positif (proses batab-nya). Nah hari ini saya baca semua kisah mereka baik yg positif mau negatif ternyata setiap orang punya cerita dan pengalaman berbeda.
- Ada yang ga rasaian apa2 tapi positif berhasil.
- ada yang ngerasain gejala hamil tapi malah ga berhasil karena mungkin efek suntik obat jadi berasa mirip2 gejala hamil
- terus ada yang tespack sebelum waktunya hasilnya 2garis alias hamil tapi pas usb dan tes urin di lab malah negatif.
- ada juga yang tespack sebelum waktunya hasilnya 1garis alias ga hamil tapi pas usg dan tes urin malah positif.
- ada juga yang tespack hasil positif dan memang setelah usg dan hasil cek darah positif begitu juga sebaliknya tespack negatif dan memang hasil usg dan tes darah adalah negatif.
Jadi intinya setiap kondisi tubuh berbeda dan sebenarnya dari dokter tidak sarankan tes sendiri supaya ga down tapi karena rasa penasaran jadi banyak yang tes sendiri, contohnya saya pengen banget tau hasilnya gimana.
Tapi setelah baca cerita pengalaman orang, saya jadi ga khawatir dengan apa yang saya alami saat ini yaitu ga ngalamin mual, pusing, pengen pipis trus, ohss dll. Dan apapun hasilnya saya percaya Tuhan sudah sertai, Tuhan sudah menunjukkan kepedulianNya lewat mengingatkan dan mengajarkan beri pengertian ke saya bagaimana harus berdoa.


16 Februari 2017
Hari ke13 ET
karena pengen banget tau hasil jadinya beraniin diri tespack hari ini. Hasilnya 1 garis. Hmmm perasaan berusaha tenang karena hasil sebenarnya tanggal 18feb2017. Kalau ga berhasil uda siapin diri. Yg dirasa hari ini segar bugar, payudara lembek dan agak besar, perut bawah agak kencang. Itu saja sih.
nanti tanggal 18feb2017 akan saya share hasilnya ya...;))
Hasil perjuangan proses bayi tabung

Hasil perjuangan proses bayi tabung

18 February 2017
Hari ke15 ET
hari ini sudah dapat hasil dari dokter yaitu negatif artinya tidak hamil. Sedih? Pastinya. Kecewa? No comment karena sudah ke sekian kali negatif hamil.
Tony sedih juga tapi dia masih berharap karena dokter kasi tespack untuk tes sendiri 3hari lagi kalau masih belum haid. Kalau saya sudah hopeless, enggan untuk berharap lagi. Ada pepatah bilang "janganlah kita menjadi hilang harapan", tapi saya uda malas berharap karena selama 6tahun berharap tapi belum ada hasil.
Mau ga mau tunggu siklus ke2 baru mulai lagi pakai embrio yang dibekuin ada 4 embrio.
Tuhan, saya ga tau apa yg harus saya ungkapkan ke Tuhan. Saya tau waktuMu tidak sama dengan maunya waktu saya. Saya tau rancanganMu bukan maunya saya. Tuhan, saya wanita biasa yg memiliki keterbatasan, perasaan ini sedih, hati ini lelah untuk berharap, 6tahun saya menantikan kehadiran anak. Tidak ada yg di dapati dengan mudah, tidak ada yg di dapati tanpa harus berjuang, semuanya butuh perjuangan, butuh penderitaan, butuh waktu. Kenapa orang2 memperoleh kemudahan, kenapa orang lain tanpa harus berkorban dan perjuangan, bahkan tanpa menunggu, tanpa terduga. Tuhan, saya dan tony banyak keterbatasan, bahkan hati kami tidak sekuat yang terlihat, pikiran ini terus berusaha berpikir positif tapi hati kami kalau mau jujur di hadapanMu. Engkau tau Tuhan hati kami lelah, kami merasa sendiri tidak ada yang support kami. Hanya Engkau tempat sandaran kami. Tempat kami berharap walau sebenarnya lelah untuk berharap.
"Awalnya aku seperti obor besar berkobar-kobar, waktu dengar hasil negatif dari dokter, sekarang mininal masih ada lilin yang menyala. Masih ada sedikit iman"
Ini perkataan tony.
Tuhan, terima kasih untuk iman tony ini.
Masih berharap 3hari kedepan ada mukjizat menjadi positif hamil. Oke saya sepakat mencoba berharap terbaik.

20 Februari 2017 (Hari ke 18 ET)
sebenarnya dari tanggal 18 sore, 19sore, 20 pagi itu ada flek sedikit, saat itu masih berusaha berpikir positif kalau itu adalah tanda embrio nempel. intinya berusaha positif. tapi tanggal 20 sore final perjuangan berakhir kalau itu adalah haid tanda gagal sudah proses bayi tabung T.T sedih banget...... suami juga sedih banget.... tapi tetap masih mau berusaha, ada sisa 4 freeze embrio, 2siklus lagi baru lanjut. nanti rencananya mau ikut akupuntur khusus persiapan bayi tabung, katanya sih membantu. ga ada salahnya dicoba.
buat yg baca ini dan mengalami hal sama dengan saya, jangan patah semangat, sedih itu, manusiawi namaya juga manusia kan Tuhan kasi kita perasaan makanya bisa merasa sedih tapi jangan putus asa.

next perjuangan akan saya share lagi..

Ohya berikut biaya yang sudah dikeluarkan:
Biaya screning cek darah suami istri 3.120.000
Hsg 1.000.000
Konsul pertama & cek hormon pertama 1.855.000
Bayi tabung paket rp55.000.000
Konsul Dr anesthesi 405.000
Freezing sperma 1.055.000
Tambahan obat anti pecah telor rp700.000
Rawat inap 1malam vip 1.300.000
Obat tambahan setelah et 700.000
Total 65.135.000

Masa kecil

Masa kecil

Saya anak ke3 dari 3 bersaudara. Saya punya 2kakak laki-laki yang baik sekali dan sayang banget sama adiknya, malah bisa dikatakan kakak saya yang pertama menggantikan peranan orang tua karena Papa bekerja dan tinggal di Semarang sedangkan saya, kedua kakak dan mama saya tinggal di Jakarta. Kami berasal kami perekonomian yang sulit sekali.

Dan mama kami berbeda dengan mama umum normal lainnya, agak sulit saya jelaskan kondisinya, bukan sakit fisik, mungkin ada masa lalu yang pahit sehingga membuat mama kami berbeda tetapi bisa beraktivitas seperti mencuci, mandi, makan.
Sekitar beberapa bulan Nenek saya ada datang untuk membantu merawat kami, jadi menggantikan apa yang menjadi tugas dan tanggung Mama. Sekitar umur 6 atau 7tahun saya diajari masak nasi, cuci baju, bersih-bersih rumah. Sampai sekian waktu tertentu Nenek saya akan nginep dirumah anaknya yang lain, saya tidak tahu cerita lengkapnha. Waktu itu Pernah saya sakit tipes, Nenek saya datang lagi untuk merawat saya karena sedang sakit.
Saya ingat sekali waktu sakit tipes, kakak saya tidak punya uang untuk mengobati saya. hampir terlambat diobati dan seharusnya di opname tetapi karena tidak ada uang akhirnya dibawa pulang dengan berobat jalan, saya sempat melihat kakak pertama saya menangis karena lihat adiknya sakit tetapi tidak berdaya, ohya kakak saya saat itu masih sekolah SMK.
Dan waktu kakak pertama saya sudah lulus sekolah dan bekerja, dia selalu berusaha memberikan makanan bergizi buat adik-adiknya dan mengajarkan hal-hal baik dirumah. Saya masih ingat waktu itu saya dapat jatah jajan uang sekolah Rp1.000. Tetapi karena mau memberikan makanan bergizi maka kakak pertama saya membelikan roti tawar dan susu, bagi kami itu adalah makanan termewah, kami bisa makan itu dengan syarat uang jajan menjadi Rp700 karena harga roti dan susu mahal. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah kakak pertama saya siapkan sarapan dengan roti+susu, kadang roti+telor goreng.
Kakak pertama saya juga menjanjikan akan memberikan tambahan jajan untuk kami (saya dan kakak kedua) kalau setiap hari bersih-bersih rumah, saya bergantian membersihkan rumah dengan kakak yang kedua. Misalnya saya pel, dia menyapu atau sebaliknya, hari ini saya cuci baju, besoknya kakak saya yang kedua dan . Tapi lama-lama kakak pertama saya bilang seperti ini: "besok-besok tidak ada tambahan ung jajan bersih-bersih ya, kan ini tempat tinggal kita juga, kalau bersih kan enak." Jadi bersih-bersih rumah menjadi kewajiban kami. Very proud to my old brother, thanks for your love and sacrifice
Saya pernah dengar dari cerita pacar (sekarang sudah menjadi istri) kakak pertama saya kalau kakak pertama saya sampai 3 atau 5 bulan nunggak bayar uang sekolah jadi sering dicubit melilit dan disuruh pulang oleh guru, pernah liat kakak saya nangis waktu liat saya nangis karena mengejar Papa saya dari belakang waktu Papa mau balik ke Semarang karena ga tega lihat saya masih kecil lari-lari kejar Papa.
Nah karena Nenek saya tidak selalu bersama dengan kami, kadang kami tidak terurus. Saya ingat sekali ada saat dimana dirumah tidak ada makanan, saya banyak ditolong tetangga juga, mereka sebenarnya tidak tau kalau dirumah kami tidak ada makanan tetapi karena masih anak-anak saya sedang main dirumah teman jadi orang tua mereka yang adalah tetangga saya dan kebetulan itu jam makan mereka dan bertanya ke saya sudah makan belum dan mereka tawarkan jadi saya sering makan dirumah tetangga.
Kelas 5 atau 6 SD setiap siang disuruh beli sayur di rumah makan atau ambil sayur di rumah pacar kakak pertama. Hari minggu karena libur bisa masak beberapa macam sayur yang gampang.
Masa kecil yang tidak akan pernah bisa saya lupakan, bagaimana sulitnya, bagaimana perjuangan seorang kakak untuk menjaga, merawat, menyayangi adik-adiknya. Saya pun percaya semua kehidupan selalu ada dalam kendalinya Tuhan, begitupun keluarga kami.
Kumpulan cerita yang baru sempat ditulis

Kumpulan cerita yang baru sempat ditulis


05 Maret 2017

Belakangan ini isi khotbah tentang PROSES.
Tuhan suka yang namanya proses.

Saya jadi keingat semuaaa hal yang telah dilalui beberapa tahun lalu ada saat dimana ga berdaya sama sekali, hanya berserah dan hanya melakukan apa yang masih bisa dilakukan.
Sampai suatu waktu saya keingat ayat 1kor10:13 isinya; Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Pointnya bukan pada Allah yang setia, bukan pada jalan keluar tapi pointnya adalah "Pencobaan Biasa". Jadi intinya Tuhan mau bilang "apa yang kamu alami itu hal biasa," seolah-olah Tuhan tepuk pundak saya (tapi serasa tiba2 kaget krn saat itu sdg konsen dengerin khotbah) dan bilang itu hal biasa leng, its oke, everything will be oke.
Sampai saat ini  Proses masih terus berjalan karena saya masih hidup di dunia dan "proses" selalu membawa kita semakin semakin semakin paham betul apa itu berserah total dari hari ke hari tapi fokusnya bukanlah proses, fokusnya bukan pada pencobaan tapi fokusnya adalah Tuhan Sang Pencipta kehidupan.

Semua orang di dunia ini menghadapi hal yg sama yaitu "MASALAH" tetapi FT bilang: "pencobaan yg kamu alami adalah pencobaan yang biasa"  Semua sudah sesuai takarannya.

Tidaklah tepat jika kita membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain ataupun sebaliknya karena Tuhan Sang Pencipta Manusia sudah mengetahui takaran kesanggupan ciptaanNya. Tidak mungkin seorang anak berumur 2tahun diminta membawa beras 20kg oleh orang tuanya. Apalagi Tuhan yang lebih tau kesanggupan ciptaanNya.

Ada beberapa pertanyaan dalam hidup saya yang sampai sekarang tidak ada jawabannya tetapi waktu saya melihat perjalanan hidup kami bahwa Tuhan selalu menyertai, DIA Tuhan selalu ada di segala keadaan, baik susah maupun senang. Tuhan mampukan kami untuk melewatinya.
Mengetahui "ITU SAJA" sudah CUKUP. Kadang merasa tidak perlu jawaban lagi.

"Tuhan, tony ga tau harus gimana lagi".
Ini doa yang tony naikan sekitar 4tahun lalu waktu kondisi terpuruk (beban sebagai seorang suami yang ambil anak perempuan orang dimana sudah berjanji untuk membahagiakan tetapi dibawa kesusahan dengan sakit tdk bisa sembuh, tdk bs bekerja, biaya kebutuhan hidup maupun berobat diperlukan, tidak berdaya) Hanya kata itu yang keluar dari mulutnya, sisanya hanya air mata dan tangisan kami berdua di hadapan Tuhan (saat kami doa bersama sebelum tidur). Terlalu berat sampai hanya bisa nangis dan tidak ada kata2.
Setelah doa tidak dalam sekejap masalah hilang, tetapi hari demi hari mampu dilewati dan kami percaya kalau itu karena kesanggupan dari Tuhan selama tetap berdoa dan lakukan FirmanNya.
Dalam kelemahan kami maka Kuasa Tuhan menjadi sempurna, baik bagi kami maupun bagi orang lain yang melihat hidup kami.

Kalau ditanya orang: "moment apa yang paling indah berkesan selama bersama suami?"
Maka akan saya jawab: "saat kami pegangan tangan, pelukan, nangis waktu lagi doa. Keadaan terpuruk menjadi moment paling indah karena disitu sehati dalam iman percaya akan penyertaan Tuhan" ga terasa lagi beratnya tapi memiliki pasangan yang sehati.

Kasih Tuhan itu Adil

Kasih Tuhan itu Adil

28 Agustus 2016

Ada cerita yang mengesankan sekali buat saya di hari minggu lalu.

Saya lumayan sering berdoa seperti ini sebelum pergi maupun pas dijalan bersama suami saya. "Tuhan, tolong berikan cuaca yang mendung tapi ga hujan ya, Tuhan kan tau kalau terlalu terik pasti tony (penderita miastenia gravis) kesulitan melihat dan tenaga yg terkuras pun lebih banyak". Kadang terjadi kadang ga dan sebenarnyapun kalau ga terjadi apa yang saya minta ga jadi masalah karena itu kedaulatanNya dan saya percaya Dia Tuhan yg Baik.

Nah minggu lalu di perjalanan pergi ke gereja tiba hati kecil keluar pertanyaan seperti ini: "kenapa Tuhan terkadang ga kasi mendung waktu kami dijalan?" misalnya Tuhan selalu kasi mendung bagaimana dengan orang lain yang membutuhkan matahari? Mereka yang jualan es supaya laku dagangannya butuh cuaca panas, ibu2 yang mau jemur pakaian, orang2 yang bikin ikan asin atau kerupuk butuh matahari juga, dsb. Jadi Tuhan itu Adil dan Dia sayang sama semua orang, memperhatikan detail setiap kehidupan yang diciptakanNya, semuanya berharga di mata Tuhan. Ga ada yang luput dari perhatian Tuhan.
Saya tau Tuhan itu Adil dan kasih Tuhan itu universal tapi hanya sebatas pengetahuan Tapi ini sampai dirasa ke hati and so touching me. I know His Heart.
God love all of you.
Selalu ada Maksud BAIK dari Tuhan

Selalu ada Maksud BAIK dari Tuhan

23 Agustus 2016

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kami kategori inferility unexplained (ketidaksuburan yang tidak dapat dijelaskan). Kami menantikan 5tahun untuk memiliki buah hati.

Begitu juga suami saya Mgers (penderita miasthenia gravis) yang penyebabnya tidak diketahui. Umumnya Mgers penyebabnya adalah karena adanya timus di dalam paru2nya. Dan itu diangkat supaya keadaan membaik walaupun kadang2 itu bisa timbul lagi yang disebut krisis MG.
Sebenarnya ada banyak hal yang terjadi dalam dunia ini yang tidak ada jawabannya.
Bukan hal yang tepat jika kita membandingkan masalah yg kita hadapi dengan org lain hadapi. Karena Firman Tuhan bilang masalah yang kau hadapi adalah masalah yang biasa sebab semua orang menghadapi yang namanya masalah. Semua punya takarannya masing-masing.
Tetapi kami tau bahwa kami menyerahkan hidup kepada Tuhan adalah pilihan yg TEPAT. Tuhan pelihara hidup kami, Tuhan memegang kendali atas hidup kami.
Kami tidak diajarkan tentang takdir atau nasib itu ada tetapi kami diajarkan bahwa selalu ada maksud yang BAIK Tuhan dari apa yang kami alami.