Masa Penantian I

Dulu waktu zaman saya masih sekolah SMP SMA ada banyak teman sekitar saya sudah mulai pacaran, kadang terlintas dalam pikiran saya kalau saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka. Saat pikiran itu terlintas, saya bilang seperti ini:
"Tuhan, saya mau merasakan hal yang sama seperti mereka, siapa jodoh saya? Kapan saya dipertemukan pasangan yang terbaik?"
Kemudian dalam hati kecil berbicara:
"Kamu sekarang statusnya apa?"
Saya jawab: "pelajar"
Hati kecil: "pelajar, tugasnya apa?"
Saya jawab: "belajar"
Hati kecil: "oke, belajar dengan baik"
Saya jawab: "okelah"

Seiring berjalannya waktu saya berprinsip "the first and the last." Saya akan pacaran dengan pria yang pertama dan terakhir dalam kisah percintaan saya. My husband is my first and the last love.

Untuk mempertahankan prinsip ini pastinya ga gampang. Menahan diri karena menantikan yang terbaik itu bukan soal 1tahun atau 2tahun. Selama menunggu apakah hanya diam aja? No, saya menyiapkan diri menjadi wanita yang terbaik juga, dengan cara seperti apa? proses pembentukan karakter melalui masalah-masalah yang dilalui, belajar masak walau saya masak ga jago-jago amat😁😁, belajar mengatur keuangan dengan baik, menurut saya seorang istri harus bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga (kapan-kapan saya share gimana saya mengatur keuangan saat kondisi ekonomi sulit).

Selama masa penantian ngapain aja sih?
1. Berdoa bagi calon pasangan saya, walau saya belum bertemu tapi saya percaya kalau Tuhan sudah siapkan pasangan yang terbaik. Terus apa yang saya doakan? Say berdoa supaya Tuhan memberikan kekuatan, menyertainya dalam hari-hari yang dilalui, Tuhan memberkati dalam segala hal yang ia lakukan dan segala sesuatu yang ia lakukan adalah untuk Tuhan. Mempersiapkan dia menjadi pria yang matang menurut pandangan Tuhan. Tuhan tolong supaya ia selalu hidup dalam Firman Tuhan.
2. Saya inget banget pernah bilang gini ke Tuhan:"Tuhan, saya mau pria yang rajin, pinter, bersih hahahah".
Terus dalam hati kecil saya bilang gini: "mau dapat pria rajin, harus menjadi wanita yang rajin juga, mau dapat yang pintar, harus pintar juga, supaya menjadi seimbang dan selaras." Intinya adalah mau pasangan seperti apa, saya juga harus seperti itu. Jadi saya harus rajin, harus bisa upgrade diri dengan cara baca buku.
3. Belajar masak. Minimal taulah tumis-tumis, tau bumbu dapur. Sekarang zaman canggih bisa browsing untuk cari resep masakan.
4. Belajar tidak konsumtif. Yang konsumtif harus belajar menahan diri. Teman terdekat saya tahu kalau saya shopping hanya 1tahun 1kali yaitu waktu dapat THR😁. di bulan-bulan yang biasa tidak saya sisakan untuk beli lain-lain kecuali keperluan wanita seperti bedak, lotion, dll.

Tuhan selalu ingatkan saya kalau mau mendapat yang terbaik maka saya juga harus menjadi yang terbaik. Melibatkan Tuhan dalam memilih pasangan hidup, percayalah Tuhan selalu kasi yang terbaik.

Nah, karena prinsip saya "the first and the last" maka untuk memulainya saya butuh perjuangan berat karena takut salah mengambil keputusan.

Terus apa yang membuat saya yakin bahwa @khutony nantinya akan menjadi suami saya?

Waktu mantan pacar (lovely husband) bilang: "would you be my girlfriend?" 😍😍 antara stress and happy karena bagi saya itu keputusan besar. If i say yes, saya takut salah orang, if i say no, saya takut melewatkan yang terbaik.
waktu itu ga bisa langsung jawab.

Seperti biasa yang saya lakukan, saya berdoa dan saya bilang: "God, what should i do, apa Tuhan yang harus saya lakukan? Saya harus ambil keputusan apa? Tuhan kan Maha Tahu, apakah benar @khutony adalah pasangan saya?"
Saya sampai sakit karena memikirkan hal ini😀😀. Sampai 3hari saya belum bisa memutuskan dan saya bilang gini ke Tuhan sampai nangis-nangis 😀😀: " Tuhan, jangan diemin saya dong, saya stress berat ini, tolong saya apa yang harus saya lakukan?" And finally waktu bangun tidur saya teringat mimpi semalam seperti ini, eh antara mimpi atau bukan yang pasti waktu itu bangun tidur langsung doa pagi.

Seperti ini kejadian di mimpi:
Saya sedang berjalan di sebuah jalanan yang panjaaaang sekali ga keliatan ujungnya dan perjalanan masih panjang di depan sana dan di kanan kirinya banyak rumput-rumput kemudian selama perjalanan tiba-tiba saya lihat di kanan jalan ada kado.
Terus saya bilang: "Tuhan, ini ada kado, saya ketemu kado".
Ada suara bilang dan saya tau siapa yang BICARA: "iya itu kado buat kamu"
Saya bilang: "saya ambil ini Tuhan? Boleh saya buka?"
He Said: "kalau kamu mau ambil, ambillah, memang pernah Tuhan kasi kado yang jelek/bukan terbaik buat kamu? Di depan sana masih banyak kado buat kamu."
MIMPI SELESAI.....

Yes! Ini dia jawabannya!! Perasaan lega, happy ending jadinya😗😗😀😀.

Saya ga usa terusin lagi ya, pasti uda tau jawabannya kan?
@khu tony i always remember you are gift from God. Thanks always love me 😍😍

Selama pacaran sampai detik ini banyak suka duka, pahit manis, sakit sehat,  yang sudah kami lalui DAN KAMI MENEMUKAN TUHAN KAU SELALU BERSAMA KAMI. NEVER LEAVE US.

Apapun yang sedang terjadi dalam hidup kita dengan selalu MENYADARI Tuhan ada bersama kita maka tidak ada hal yang tidak bisa dilewati. Baik hal kecil yang simple maupun hal besar. 
Hal besar atau kecil setiap orang memiliki ukuran yang berbeda. Mungkin ada orang berpikir bahwa prinsip saya sedikit berlebihan/tidak semua bisa seperti saya, atau ada juga yang bilang wow hebat. Apapun itu saya hanya bisa pastikan bahwa Tuhan selalu HADIR dalam segala kondisi dan keadaan hidup kita. APAPUN ITU.

Praise the Lord.

Ohya salah satu doa saya adalah Tuhan mempertemukan saya dengan pasangan saya di umur 23 tahun dan saya mau menikah di umur 25 tahun dan Tuhan kabulkan itu. Dan saya akan selalu selalu berkata "sekali lagi terima kasih Tuhan".
Dan akan selalu "sekali lagi" terima Kasih Tuhan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »